Siapa Saja yang Dibawah Tekanan Jelang Tes Qatar 2020?

Carlos Garcia adalah fisioterapis Marquez sudah dua minggu lamanya bekerja keras memulihkan kondisi pembalap Spanyol itu.

Ada Rider MotoGP yang Pakai Dopping

RiderTua.com – Tes Pramusim MotoGP Qatar akan berlangsung selama tiga hari mulai hari ini 22- 24 Februari. Menandai dimulainya musim MotoGP 2020, menjadi sebuah tekanan bagi tim, pembalap dan semua orang yang terlibat didalam event dunia ini.. Siapa saja yang dibawah tekanan jelang tes Qatar 2020?

Siapa Saja yang Dibawah Tekanan Jelang Tes Qatar 2020?

Semua memiliki peluang yang sama, ‘mulai dari NOL’ untuk musim ini. Dilarang melakukan keahan sekecil apapun untuk menjadi yang terbaik. Mesin dan peralatan tertentu akan di segel pada sesi akhir tes Qatar. Kesalahan pemilihan mesin tidak termaafkan (seperti yang dilakukan Suzuki dengan konfigurasi mesinnya pada tahun 2017)..

Berikut ini siapa yang berada di bawah tekanan paling tinggi akhir pekan ini di Qatar jelang persiapan MotoGP 2020..

1. Ahli Fisioterapi Marc Marquez

Carlos Garcia adalah fisioterapis Marquez sudah dua minggu lamanya bekerja keras memulihkan kondisi pembalap Spanyol itu. Tetapi jika dia harus berhadapan dengan masalah dengan saraf maka mungkin tidak cukup waktu untuk memulai musim yang sepenuhnya fit.

Sang juara bertahan bermasalah dengan ototnya di Sepang selama tes pertama, jauh di belakang daripada yang dia harapkan setelah operasi bahu musim dingin. Proses penyembuhan yang tidak berjalan sesuai rencana. Bos tim Alberto Puig mengakui di Sepang bahwa kondisi pembalap bintangnya hanya 60%, sebagian menjelaskan hasil tes yang kurang bagus (dia selesai di urutan ke-13).

2. Kepala Mekanik Ducati

Satu-satunya tim yang benar-benar tidak senang dengan performa timnya adalah Ducati. Ketidakpuasan kru bersumber dari pemasok ban Michelin. Perombakan radikal dari desain ban belakang untuk tahun 2020 telah mengganggu keseimbangan paket Ducati.

Pergantian ban menghilangkan beberapa keuntungan yang dinikmati oleh mesin V-4 atas menguntungkan rivalnya inline-4 ( Yamaha-Suzuki) dalam cornering speed di bawah akselerasi.

Masalah ini tidak akan selesai dalam hitungan bulan. Meskipun kita tahu kru MotoGP Ducati berkualitas tinggi. Tetapi musuh terbesarnya sekarang adalah waktu.

3. Insinyur Yamaha

Secara teori, insinyur Yamaha Jepang puas dengan hasil tes Sepang.. Mereka melakukan debut yang sangat sukses dari motor M1 2020 baru mereka di Sepang, dengan Fabio Quartararo menjadi yang tercepat dalam tes, Valentino Rossi senang dengan kemajuan Yamaha M1 dan Maverick Vinales melaju kencang dengan kecepatan balapan (race pace).

Cepat di Sepang tidak bisa menjadi ukuran di sirkuit lainnya. Qatar menjadi tempat yang penting untuk melihat daya saing Yamaha di kondisi lain.. Losail memiliki trek lurus yang panjang untuk menguji akselerasi M1. Mengonfirmasi apakah ban belakang baru Michelin bekerja dengan baik dalam kondisi cuaca dingin.. Perubahan kondisi trek yang sangat berbeda dari Sepang untuk membuktikan bahwa ban tersebut memberikan keuntungan kekuatan atau daya tahan dalam balapan seperti yang terlihat di Malaysia..

Danny Aldridge MotoGP
Danny Aldridge

4. Direktur teknis MotoGP

Direktur teknis MotoGP Danny Aldridge dan timnya mungkin bagian yang sangat sibuk sebelum seri pembuka Qatar. Ketika tim-tim mulai meluncurkan pengembangan teknis paling kontroversial mereka di musim baru seperti aerodinamika.

Itu artinya menjadi beberapa hari yang sibuk bagi Aldridge, karena dia bekerja keras untuk memastikan bahwa semua yang dibawa ke lintasan memenuhi aturan.

5. Pengacara Andrea Iannone

Kasus doping Andrea Iannone berlarut-larut, masih belum ada konfirmasi apakah dia akan bisa ikut di seri pembuka Qatar dalam waktu tiga minggu kedepan.

Meskipun tim sudah antisipasi dengan menyiapkan Bradley Smith, karena pembalap uji coba akan menuju Qatar sekali lagi mengambil pekerjaan pengembangan Iannone bersama Aleix Espargaro. Itu artinya Smith tanpa mengetahui apa yang sebenarnya yang akan terjadi dengan masa depannya.

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP 10):

  1. Dengan Motor Honda Valentino Rossi Menang Mudah
  2. Ibarat Ada Pelangi Setelah Hujan, Namun Pelangi Lorenzo dan Pedrosa Berbeda Haluan!
  3. Manuver Yamaha Mengejutkan Valentino Rossi dan Pembalap MotoGP
  4. Wah, Ternyata Kepala Mekanik Quartararo Seorang Pakar Elektronik dan Bos Perusahaan ECU!
  5. Jika Valentino Rossi di Satelit Petronas Gajinya Bagaimana?
  6. Ducati dan Honda Menangis, Ban Michelin Menguntungkan Yamaha dan Suzuki Tahun Ini
  7. Bau Aneh Mesin Suzuki GSX-RR 2020 di Sepang, Engine Berlapis Keramik?
  8. MV Agusta Sambut MotoGP 2020 dengan 3 Fairing dan Suspensi Baru
  9. Petronas Tertarik dengan Valentino Rossi dan Tim VR46, Menjadi Sponsor MotoGP-Moto2-Moto3
  10. Siapa Sebenarnya yang Tercepat di Sepang? Ternyata Bukan Quartararo!

Be the first to comment

Leave a Reply