RiderTua.com – Setelah hanya finis di posisi ke-9 dan mencetak 1 poin dalam sprint race, Pedro Acosta finis di posisi ke-6 dalam race utama hari Minggu di Mugello tertinggal 7,467 detik di belakangan pemenang Marco Bezzecchi (Aprilia). Dalam balapan 23 lap, rider Red Bull KTM itu menunjukkan effort yang sangat luar biasa. Acosta terlibat duel melawan Marc Marquez (Ducati Lenovo) selama beberapa lap, yang akhirnya dimenangkan rider berusia 22 tahun itu..
Namun Acosta mengaku tidak terlalu senang dengan duel tersebut, meski dari sisi hiburan, jelas pertarungannya tersebut sangat menghibur para penggemar MotoGP. “Sebuah kejuaraan membutuhkan lebih banyak balapan seru seperti ini, untuk membangkitkan antusiasme dan membuat orang kembali menonton balapan,” ujar rider berjuluk Hiu Mazarron itu.
Pedro Acosta: Duel Sengit Saat Melawan Marc Marquez Ujungnya Saya Tidak Suka, Karena Saya Justru Bermasalah

Baca Juga: Hasil Race MotoGP Italia 2026: Ducati Tumbang di Mugello, Bezzecchi Jadi Raja Italia
Menurut Pedro Acosta duelnya melawan Marc Marquez berlangsung sangat fair, dan bahkan dia bisa banyak belajar dari juara dunia 9 kali itu. “Saya mencoba memahami apa yang dia lakukan secara berbeda, dan mempelajari racing linenya. Hal itu lebih mudah dilakukan ketika kita berkendara di belakang seseorang,” ungkapnya.
Acosta melanjutkan, “Saya menyalipnya terlebih dulu, lalu dia membalasnya. Setelah itu saya tetap berada di belakangnya untuk beberapa saat, sambil mengamatinya. Saya menjadi lebih cepat. Tapi saat akhirnya saya bisa menyalipnya lagi dan melaju sendirian, justru di situlah saya mengalami masalah.”
Masalah utama RC16 terlihat sangat jelas di Mugello. KTM menjadi mangsa empuk bagi para pembalap Aprilia dan Ducati di lintasan lurus yang panjang. Top speed mereka masih ‘loyo’, akibatnya setiap kali Acosta menyalip Marquez di tikungan, Marquez membalasnya di lintasan lurus. “Kami tahu, top speed kami kurang. Kami harus mencari tahu penyebabnya. Karena setelah balapan di Brasil dan Amerika, keadaan kami sudah lebih baik,” ungkapnya.

Di lap ke-20 Acosta sempat bersenggolan dengan Ai Ogura saat memperebutkan posisi ke-4, yang membuat wingletnya patah. “Ketika seseorang datang dari luar sejauh itu, tidak mudah untuk melihat pembalap yang berada di sisi dalam. Saya sudah berada di tempat yang benar, jadi tidak ada yang bisa saya lakukan,” ungkap rider asal Murcia Spanyol itu.
Siasat Cerdas Acosta Jinakkan Marc Marquez di Mugello Berujung Kecewa?
“Aksi yang saya lakukan untuk pengejar posisi berjalan sangat baik, tetapi performa kami secara keseluruhan masih lemah. Kita harus memahami, mengapa kita sangat kesulitan akhir pekan ini,” pungkas Acosta, yang bertahan di peringkat 4 dalam klasemen itu dengan perolehan 103 poin atau tertinggal 70 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi (Aprilia).






