RiderTua.com – Kehadiran BYD M6 versi PHEV ini sudah menjadi daya tarik di pasarnya, jelas karena modelnya dihadirkan sebagai mobil PHEV murah. Meski hanya menawarkan dua varian saja, sebenarnya keduanya punya pilihan trim yang beragam dengan harga mulai dari Rp 298 juta sampai Rp 390 jutaan.
▶Daftar Isi
M6 DM Tawarkan Banyak Varian Dengan Harga Beragam
BYD M6 DM memang hanya menawarkan dua varian saja, yaitu Classic dan Cross, tapi ini bukan sesuatu yang mengejutkan mengingat lini mobil BYD juga punya dua varian. Meski pilihannya sangat terbatas, M6 bukanlah model MPV sembarangan karena modelnya sudah lama dikenal di pasarnya sebagai salah satu MPV listrik entry level paling laris. Bahkan mampu merebut posisi pertama di pasar BEV tahun 2024 meski terhitung masih baru.

Mungkin dari luar terlihat ada dua varian saja, tapi sebenarnya BYD M6 DM punya lebih banyak varian lagi. Varian Classic punya dua pilihan trim yang terdiri dari Standard dan Dynamic, sementara Cross punya tiga trim berupa Advanced, Superior, dan Superior Captain Seat atau 6-seater. Mungkin yang membedakan dari beberapa trim ini hanya pada jumlah kapasitas penumpangnya, dimana varian tertingginya hanya bisa muat hingga 6 penumpang saja.
Tapi sebenarnya ada perbedaan lebih jauh lagi dari varian Classic dan Cross, dimana Cross lebih dikenali dari roof rail, desain pelek 17 inci yang unik, serta aksen krom hitam pada grille. Varian ini juga punya pengisian baterai cepat DC agar memudahkan konsumen mengisi baterai kalau tidak mau menunggu lama-lama sampai terisi penuh. Jelas varian Classic tidak punya fitur ini, termasuk tampilan eksteriornya yang lebih sederhana meski masih terlihat elegan untuk mobil seperti ini.

Tiga Trim Termewah Cross
Advanced Cross sendiri sudah punya semua fitur dan tampilan ini, tapi beda lagi kalau modelnya berupa trim Superior Cross. Soalnya trim ini sudah dibekali dengan ADAS, wireless charging, sampai electric opening trunk, dan dengan semua fitur tersebut pemilik bisa dengan nyaman mengendarai mobil dan merasa aman. Superior Captain Cross beda lagi, karena ada captain seat dan panoramic roof yang memberikan kemewahan bagi penggunanya, terutama bagi penumpang.
Bagaimana dengan Classic? Standard Classic hanya dibekali fitur seperti cruise control dan kamera belakang, tapi fitur ini sudah lumayan bagus untuk mobil di bawah Rp 300 jutaan. Lalu trim Dynamic Classic punya enam airbag, kamera 360 derajat, sampai kaca spion yang bisa dilipat elektrik. Bahkan sebagai varian termurah saja sudah ada cruise control dan kamera belakang, sebab biasanya mobil seperti M6 DM nggak punya fitur semacam ini.

Beda Jarak Tempuh dan Harga
Kapasitas baterainya juga berbeda di tiap varian, dengan Classic yang memakai baterai 7,4 kWh, dan jarak tempuhnya hanya mencapai 40 km menggunakan tenaga listrik murni. Cross beda lagi karena mengandalkan baterai 18,3 kWh yang punya jarak tempuh 110 km dengan tenaga listrik saja. Tetap saja, sebagai mobil PHEV, BYD M6 DM bisa melaju maksimal 1.000 km menggunakan tenaga dari mesin bensin dan motor listrik.
Harganya juga bervariasi, dengan Standard Classic dibanderol Rp 298 juta dan Dynamic Classic Rp 318 juta. Lalu trim Advanced Cross sebesar Rp 360 juta, Superior Cross Rp 380 juta, dan Superior Captain Cross Rp 390 juta, lumayan terjangkau untuk mobil MPV PHEV. Terlebih belum banyak mobil seperti ini yang dijual di Indonesia, sehingga M6 DM punya kesempatan untuk mempopulerkan pasarnya.

Sejauh ini BYD masih menjadi pemimpin di pasar mobil listrik di Indonesia, dan mereka sudah menargetkan pasar PHEV sejak lama. Dengan menjual M6 DM, mereka siap menggempur kompetitornya yang sudah lebih dulu jualan mobil PHEV disini. Bahkan kalaupun lawannya berupa Chery dan lini SUV PHEV-nya sekalipun, mereka tetap menghadang merek senegaranya ini.






