Ekspor Mobil Rakitan Dalam Negeri akan Digenjot Pemerintah

(Foto: Viva)

RiderTua Mobil – Untuk bisa menggenjot perekonomian di Indonesia, pemerintah mulai menaruh perhatian terhadap industri otomotif. Industri ini menjadi salah satu sektor andalan untuk memacu perekonomian lewat pencapaian nilai ekspor. Ekspor mobil rakitan dalam negeri akan digenjot pemerintah.

Baca juga: Mobil Listrik di Indonesia Wajib Punya Ban Serep ?

Ekspor Mobil Rakitan Dalam Negeri akan Digenjot Pemerintah

Pemerintah optimis di tahun-tahun mendatang, mobil dalam negeri dengan kualitas terbaik bisa memiliki daya saing. Bahkan mungkin bisa mengungguli negara tetangga, Thailand.

Tentu untuk bisa meraihnya, hal pertama yang harus dilakukan adalah fokus pada penguatan rantai pasok dan pendalaman struktur manufaktur. Selain itu, pengembangan produktivitas dan daya saing industri otomotif juga harus diperhatikan. Tentu keduanya harus sejalan dengan pengembangan industri kompeten.

Targetnya, di tahun 2025, industri otomotif nasional mampu mengekspor hingga 1 juta unit kendaraan CBU ke 80 negara. Dan di tahun 2030, Indonesia bisa menjadi ‘juara’ dalam produksi kendaraan, baik itu jenis ICE (internal combustion engine) atau EV (electrified vehicle).

Tahun ini saja, dari bulan Januari hingga Juni, sudah ada sekitar 600 ribu unit yang diekspor. Mobil rakitan dalam negeri dijual di 80 negara, seperti Filipina, Jepang, Meksiko, hingga Vietnam.

Target produksi dalam negeri bisa terus meningkat, hingga di tahun 2030 bisa sebesar 2 juta unit. 20 persen diantaranya adalah mobil listrik. Itupun juga termasuk jenis hybrid, PHEV, dan fuel cell.

Referensi: Detik.com dan Kompas.com (20/08/2019)

Be the first to comment

Leave a Reply