RiderTua.com – Meski sudah sukses dengan Hilux Rangga, mereka masih punya model anyar lainnya untuk dijual disini, lho. Model tersebut tidak lain adalah Hilux generasi terbaru, dan modelnya terpantau sudah didaftarkan disini, tapi ada yang janggal dari model satu ini.
All New Hilux Siap Rilis di Indonesia Tahun Ini?
Sebelumnya Toyota sudah menghadirkan All New Hilux di Thailand sekitar akhir tahun lalu, dan tampilannya benar-benar lebih ganteng dari model lamanya. Tapi yang menjadi sorotan yaitu versi listriknya, jelas karena mereka sudah lama menyiapkan pikap listriknya untuk dijual di pasar global. Kelihatannya mereka nggak mau kalah dari Ford dan Tesla yang sudah punya pikap listrik, meski penjualannya masih terbatas.

Inilah yang menjadi kesempatan emas bagi merek asal Jepang tersebut, dan mereka membawa varian listriknya setelah merombak total Hilux. Namun masalahnya model yang satu ini hanya akan dijual di Eropa saja, mengingat aturan emisinya di sana lumayan ketat dan mobil ramah lingkungan yang paling diuntungkan dari aturan ini. Sebenarnya ini hanya berlaku ketika modelnya pertama kali dirilis, dan kini mereka mulai membawanya ke negara lain.
Hilux BEV mulai dijual di Australia beberapa bulan lalu, dan mungkin ini berarti negara seperti Indonesia bakal kebagian modelnya. Hanya saja kalau melihat dari performa penjualan model seperti bZ4X dan Urban Cruiser EV, sepertinya Toyota harus berpikir dua kali sebelum bisa membawanya ke sini. Tapi baru-baru ini ada model anyar yang didaftarkan lewat Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) DKI Jakarta.

Model 4X4?
Mobil yang didaftarkan ini berupa Hilux BEV DC 4X4, dengan nilai jual Rp 674 juta, dan jelas ini bukan harga resminya karena belum termasuk pajak lainnya. Biasanya setelah dirilis modelnya bakal lebih mahal lagi harganya, walau pernah ada mobil yang ternyata dibanderol lebih murah dari nilai jual yang didaftarkan, contohnya BYD Atto 1. Tapi ini tergantung dari keputusan Toyota, dan sejauh ini mereka belum berkomentar apapun soal didaftarkannya Hilux BEV di Indonesia.
Di Thailand, Hilux BEV dibanderol sekitar Rp 816 jutaan, dan memang harganya jauh lebih mahal dari model bermesin bensinnya. Model yang juga dikenal sebagai Hilux Travo-e ini mengandalkan baterai berkapasitas 59,2 kWh dengan jarak tempuh dari 240 km sampai 300 km dalam sekali isi daya sampai penuh. Dua motor listrik depan dan belakang bisa menghasilkan tenaga 193 hp, cukup bertenaga untuk mobil pikap yang didesain melahap berbagai medan jalan.

Platform Baru
Karena baru membuat mobil pikap listrik, Toyota memberikannya platform ladder frame terbaru yang sudah punya revisi untuk suspensi dan power steering-nya. Dengan ini, berkendara menggunakan mobil ini bisa lebih halus tapi masih bisa menghasilkan mobil off-road yang tangguh nan gagah. Meski jarak tempuhnya yang terbatas hingga 300 km, ini sudah cukup untuk menghasilkan mobil pikap listrik yang nyaman dikendarai dimana saja.
Hilux bukanlah model kaleng-kaleng di pasarnya, karena model ini sudah menjadi andalannya selama ini di pasar Asia Tenggara. Di Indonesia, Hilux jadi andalannya untuk menghadang rival tangguhnya seperti Mitsubishi Triton hingga Isuzu D-Max, tapi penjualannya sudah melampaui kedua lawannya tersebut. Ini sudah membuatnya semakin sulit untuk diungguli oleh kompetitornya.

Namun dengan Triton yang sudah mendapat model anyar sebelumnya, Hilux mendapat model all new yang dirilis akhir tahun lalu, dan peluncurannya dilakukan secara perdana di Thailand. Karena masih ada pilihan mesin bensinnya, entah apakah varian yang satu ini juga bisa dijual di Indonesia. Siapa sih yang melarang Toyota menjual dua pilihan mobil disini?
Tapi jelas semuanya butuh pertimbangan lebih lanjut, dan mereka nggak bisa menjualnya begitu saja. Dari varian yang ada, Hilux BEV yang paling menjanjikan dijual di Indonesia, dan mereka siap memboyongnya kapan saja, bisa tahun ini atau tahun depan.






