RiderTua.com – Bro…Penampilan Pecco Bagnaia di MotoGP Mugello akhir pekan lalu cukup mengejutkan. Tak seperti biasanya yang hanya mampu bersaing di barisan tengah, rider Ducati Lenovo itu tampil agresif sejak awal balapan 23 lap, bahkan di lap pembuka dia sudah memimpin. Namun sayangnya dia hanya mampu bertahan hingga lap ke-10, karena bannya mulai aus dan kemudian diovertake 2 pembalap Aprilia Marco Bezzecchi dan Jorge Martin..
Pecco duel melawan Ai Ogura di last lap, saling salip terjadi di antara keduanya. Puncaknya, di tikungan terakhir yang merupakan kesempatan bagi Pecco untuk meraih podium, dengan sekuat tenaga dia berhasil menyerang balik rider Trackhouse Aprilia itu. Akhirnya juara dunia MotoGP 2 kali itu naik podium di balapan kandangnya, sekaligus menyelamatkan ‘muka’ Ducati dalam perayaan 100 tahun mereka.
Apa yang Diomongkan Pecco Bagnaia Usai Balapan di Mugello?

Dalam video YouTube ‘Inside Ducati’ terbaru, usai balapan Pecco Bagnaia sempat berbicara dengan kepala krunya Cristian Gabarrini di area parc ferme. Gabarrini bertanya kepadanya, ‘Apakah performa bagian depan sudah membaik?” Pecco menjawab, “Kita sudah membuat satu langkah maju, dengan menggeser distribusi berat badan ke depan, kita mengalami peningkatan.”
Meskipun perubahan keseimbangan motor meningkatkan kepercayaan diri Pecco pada bagian depan, dia justru kesulitan dengan cengkeraman ban belakang selama fase akhir balapan.
Saat membahas balapan dengan rekan setimnya Marc Marquez di pit, Pecco bertanya kepada sang juara bertahan, “Apakah kamu juga kesulitan dengan bagian belakang?”

Marquez menjawab, “Saya menyerah saat tersisa 10 lap. Ya, performa ban belakang menurun, tapi itu lebih karena saya daripada karena ban. Saya melihat kamu kesulitan dengan ban belakang.” BTW, juara dunia 9 kali itu melakukan upaya comeback di Mugello setelah menjalani dua operasi sekaligus (kaki dan bahu) usai GP Prancis.
Kemudian mereka berdua membahas soal kecepatan Ogura yang melesat di akhir balapan. “Ogura menyalip saya, padahal dia tertinggal 4 detik di belakang!” ujar Pecco.
Marquez menjawab, “Ogura menyalip saya seperti pesawat!”
Pecco menambahkan, “Dia mencatatkan waktu 1 menit 46,6 detik di akhir balapan.”

Di dua lap terakhir, Ogura tercatat 1 detik lebih cepat dari Pecco. Kemudian menyalip rider Italia itu dari sisi dalam di tikungan terakhir pada lap berikutnya. Namun, Francesco Bagnaia tetap tenang dan kembali mengovertake pembalap Jepang itu.
Pecco naik ke peringkat 7 dalam klasemen dengan perolehan 82 poin, sementara Marquez di peringkat 8 dengan 71 poin. Fabio Di Giannantonio menjadi satu-satunya pembalap Ducati yang masuk 5 besar di klasemen, dengan menduduki peringkat 3 dengan 134 poin.






