Jorge Lorenzo Sukses Bikin Kelabakan 9 Pembalap dan 4 Tim di MotoGP, Termasuk Tim MotoE, Kok Bisa?

RiderTua.com – Marc Marquez pernah mengatakan: Tidak ada pembalap yang mampu menolak tawaran Repsol Honda, meskipun motornya sulit. Sepeninggal Lorenzo dari Honda kursi itu menjadi rebutan banyak pembalap. Namun yang lebih mengejutkan lagi ternyata efek kepergian Jorge berimbas dan ‘mengguncang ketenangan’ 9 pembalap. Deretan pembalap itu adalah: Johann Zarco, Cal Crutchlow, Alex Marquez, Brad Binder, Jorge Martin, Danilo Petrucci, Karel Abraham, Augusto Fernandez, Hector Garzo. Bahkan yang sulit dipercaya dampaknya hingga ke tim MotoE.. Jorge Lorenzo sukses bikin kelabakan 9 pembalap dan 4 tim di MotoGP, termasuk tim MotoE, kok bisa?

Jorge Lorenzo Sukses Bikin Kelabakan 9 Pembalap dan 4 Tim di MotoGP, Termasuk Tim MotoE, Kok Bisa?

Johann Zarco

Setelah terjadi ‘badai’ Johann Zarco-KTM di Austria yang berujung putusnya kontrak. Zarco adalah pembalap pertama yang mengendus peluang gantikan Lorenzo di Honda. Di Valencia, Zarco turun sebagai pengganti Takaaki Nakagami di tim satelit Honda.

Cal Crutchlow

Pembalap kedua yang ikut terguncang adalah Cal Crutchlow. Dia sebenarnya yang pantas menggantikan posisi Lorenzo secara mudah. Tentunya berdasarkan pengalaman 5 tahun geber RC213V. Namun banyak pertimbangan yang akhirnya tidak secara otomatis dia terpilih..

Untuk alasan strategis – GP Prancis adalah salah satu acara bintang di kalender MotoGP – karena level tinggi itu bermanuver mendukung Zarco. Rencananya melewati jalur Cal Crutchlow dari Tim LCR ke tim resmi, dan mengakomodasi rider Prancis di posisi yang kosong. Tetapi seperti yang kita pahami, tidak juga Alberto Puig, apalagi Marquez yang membagikan visi masa depan ini.

Brad Binder, Moto2, Catalunya MotoGP 2019

Alex Marquez, Brad Binder dan Jorge Martin

Marc Marquez di Honda ibarat sebagai ‘kapten’ yang bertanggung jawab atas timnya, berkata: “Honda sekarang memiliki dua pilihan. Dapatkan pembalap yang berpengalaman atau berikan kesempatan kepada pembalap muda dengan proyeksi. Dan jika ini masalahnya, tanpa diragukan lagi pilihan pertama adalah adik saya, baru-baru ini menjadi Juara Dunia Moto2. ” kata Marquez

Tentu saja, pesan ini tidak dirilis oleh Marc secara bebas, juga tidak dia buka ke semua media Spanyol di sekitarnya. Marc Marquez dan Alberto Puig mengetahui ada daftar pembalap yang akan ditangani oleh timnya. Marquez menyebut mereka sebagai pembalap “dengan proyeksi”. Ketiga nama itu adalah: Alex Marquez, Brad Binder dan Jorge Martin.

Marc secara terbuka menegaskan bahwa saudara lelakinya yang bertanggung jawab untuk mengisi tempat Jorge Lorenzo. Brad Binder dan KTM telah mengumumkan dia sebagai pembalap KTM di MotoGP untuk musim depan. Jadi, Alex yang juara dunia Moto2 yang terpilih..

Danilo Petrucci Tinggalkan Pramac Racing Akhir Musim 2018

Danilo Petrucci

Keputusan ini dinilai sebagai hal yang mengecewakan bagi Cal Crutchlow. Johann Zarco pun harus mencari tim lain. Dan berkat dukungan yang kuat dari berbagai pihak termasuk dari Prancis ( Claude Michy).. Tempat yang dituju adalah tim Ducati. Situasi terus berubah dengan cepat. Selama beberapa jam kemungkinan penempatan Zarco pada tahun 2020 di tim satelit Ducati dipertimbangkan. Posisi pembalap yang paling rentan sepertinya Danilo Petrucci. Tetapi pada akhirnya akal sehat berlaku dan kontrak serta komitmen yang sudah ada dihormati, Petrucci aman..

Sebagai peluru terakhir yang tersedia bagi Zarco ada di jajaran Tim Avintia besutan Raul Romero. Setelah Paolo Ciabatti dan Dall’Igna Gigi menawarkan jaminan bantuan teknis ke garasi Avintia dan setelah merenung, Zarco akhirnya setuju, setelah sebelumnya menolak dan lebih memilih berlaga di Moto2 di tim Marc VDS yang ditinggalkan Alex.

Karel Abraham

Bergabungnya Zarco di tim Avintia memiliki konsekuensi pada Karel Abraham. Pembalap Ceko itu sangat marah dengan para pimpinan tim,. Bahkan 24 jam sebelumnya tim tetap menyangkal dengan tegas kemungkinan Zarco bergabung di tim. Dan pada akhirnya terbukti dia akhirnya menjadi orang yang dikorbankan. Situasi yang membuat Abraham membuat keputusan untuk pensiun sebagai pembalap aktif setelah 14 musim di Kejuaraan Dunia.

Augusto Fernandez

Tidak berhenti sampai disini, akibat Zarco membatalkan rencana ke Tim Marc VDS di Moto2 tahun 2020 ada efek samping kedua. Kedatangan Zarco yang diharapkan menempati kursi Alex Marquez gagal. Tim Moto2 itu kemudian dengan cepat bermanuver untuk memastikan gelar dunia tahun depan. Yang terpilih adalah Augusto Fernandez (pembalap andalan Tim Pons – FLEXBOX HP 40). Manajer tim Pons tidak bisa mencegah kepergian Fernandez ke Tim Marc VDS Moto2

Hector Garzo gabung Pons Racing di 2020

Hector Garzo

Tetapi efek domino itu masih berlanjut terus.. Karena tim Pons (FlexBox HP40) akhirnya harus gerak cepat mencari pembalap pengganti. Dan keputusan akhirnya mereka mengambil Hector Garzo, seorang pembalap yang sebenarnya telah berkomitmen pada Tim Tech 3 (MotoE) milik Herve Poncharal di MotoE pada tahun 2020. Kontrak dengan Tim MotoE Tech 3 dibatalkan.. Bagai dapat durian runtuh Hector Garzo bisa mewujudkan mimpi berlaga semusim penuh di Moto2.. Hector Garzo akan menjadi rekan setim Lorenzo Baldassarri..

9 Pembalap dan 4 Tim Terguncang

Dari rangkaian cerita diatas begitu hebatnya efek pensiun Jorge Lorenzo. Ada 9 pembalap yang terkena dampak dan bahkan beberapa tim seperti Tim Ducati-Avintia MotoGP, Marc VDS di Moto2, Sito Pons- FlexBox HP40 team Moto2, bahkan Tim Tech 3 di kategori MotoE..

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP5):

  1. Ducati Kehabisan Napas, Bayangan Stoner-Lorenzo Masih Menggantung dan Dovi Kecewa!
  2. Demi Memperhalus Gaya Balapnya Selembut Mentega, Vinales Rela ‘Pindah Rumah’ ke Qatar!
  3. Marah Karena ‘Ketidakadilan’ Alex Barros Pensiun dan Bubarkan Tim Balapnya!
  4. Stoner: Rossi Masih Bisa Bersaing untuk Posisi Teratas!
  5. Berapa Lama Rantai Motor MotoGP Diganti?

Be the first to comment

Leave a Reply