Marah Karena ‘Ketidakadilan’ Alex Barros Pensiun dan Bubarkan Tim Balapnya!

RiderTua.com – Sampai akhir musim ini, Alex Barros (49 tahun) sebenarnya berada di peringkat dua dan masih menjadi salah satu kandidat untuk gelar juara Superbike Brasil. Namun setelah tiga tahun berpartisipasi di SBK Brasil, Barros menyatakan mundur, berikut pembubaran tim Alex Barros Racing. Alasan utama atas keputusan itu tampaknya adalah ketidakadilan yang dilakukan oleh pemimpin klasemen sementara SBK Brasil saat ini (Eric Granado).. Marah karena ‘Ketidakadilan’ Alex Baros pensiun dan bubarkan tim balapnya!

Marah Karena ‘Ketidakadilan’ Alex Barros Pensiun dan Bubarkan Tim Balapnya!

Menurut info Eric Granado tidak mematuhi peraturan. Berikut ini adalah pernyataan Alex Barros (pembalap Brasil) yang akan berhenti bersaing dan membubarkan timnya di kejuaraan nasional superbike Brasil:

“Bahkan dengan kesulitan fisik dan cedera yang masih saya derita, kami selalu berusaha untuk menjadi kompetitif dan kami berusaha untuk memberikan pertunjukan terbaik. Kita semua perlu tahu apa artinya jujur. Kejujuran lebih dari tidak berbohong. Yaitu untuk mengatakan yang sebenarnya…. mengatakan yang sebenarnya, menjalani kebenaran dan mencintai kebenaran. Tetapi peristiwa baru-baru ini membuat saya membuat keputusan ini (menarik diri)”…

Alex Barros tidak mengikuti balapan pada hari Minggu (1 desember), dimana itu adalah putaran terakhir SBK Brasil dan juga tim Alex Barros Racing sepenuhnya akan menutup kegiatannya mulai sekarang dan di masa depan di SBK Brasil..

Alex Barros adalah pembalap GP 500cc mulai 1990 dan pada 2002, Barros di kelas MotoGP dengan selalu berganti tim: West Honda Pons, Gauloises Yamaha Tech3, Repsol Honda, Camel-Pons Honda dan Pramac d’Antin Ducati. Sempat setahun di WorldSBK dan terakhir di SBK Brasil selama 3 tahun. Alex Barros menambah daftar pembalap yang pensiun di tahun 2019 setelah sebelumnya Marco Melandri dan Jorge Lorenzo juga gantung helm….

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP5):

  1. Bocor, Rumor Honda dan Repsol Pecah Kongsi: Di MotoGP, Repsol Honda Menjadi Shell Honda?
  2. Stefan Pierer: Walau Mampu KTM Tak Mau Rekrut Marquez, Dia Tak Mau Motornya Disalahkan!
  3. Agostini: Untuk Kalahkan 15 Rekornya Marquez Harus Tetap di Honda dan Jangan Sembrono!
  4. Bos Ducati-KTM: Motor yang Mudah Tak Lagi Cukup untuk Menangkan Kejuaraan, Sindir Yamaha?
  5. Pernah Start Posisi-35 dan Finis ke-1, Brad Binder Sebut MotoGP ‘Lebih Mudah’?

Be the first to comment

Leave a Reply