Transkrip Percakapan Serius Rins dan Vina Pasca GP Inggris : Marquez Tak Senang dan Cuek !

RiderTua Blog – Podium MotoGP Silverstone disapu bersih oleh rider Spanyol : Alex Rins, Marc Marquez dan Maverick Vinales. Setelah tes Misano, akun resmi MotoGP merilis video di mana ketiga pembalap berada dalam satu mobil dan berbicara di akhir lomba. Rins dan Vinales berbicara tentang kesan mereka selama seri Inggris dan jalannya balapan. Transkrip Percakapan Serius Rins dan Vina Pasca GP Inggris : Marquez Tak Senang dan Cuek !

Transkrip Percakapan Serius Rins dan Vina Pasca GP Inggris : Marquez Tak Senang dan Cuek !

Rins dan Vinales adalah orang yang paling banyak bicara selama tayangan video pendek ( 2 menit). Pembalap Suzuki berkomentar tentang saat dimulainya balapan dengan Yamaha, sementara Marquez tampaknya tidak mempedulikan percakapan yang ada di sebelahnya.

Rins : “Pernahkah kamu melihat apa yang terjadi di tikungan pertama atau tidak? (Rins bertanya pada Viñales).
Vina : “Ya, aku hampir menjadi korban Quartararo,” jawabnya.
Rins : “Aku hampir jatuh,” kata Rins
Vina: “Aku juga. Mungkin karena ban dingin. Aku banyak alami selip di awal lomba, aku sering tergelincir. Saya tidak punya daya cengkeram. Aku tergelincir di tikungan terakhir …” kata Vina setelah menyadari masalahnya.
Marc : ( diam dan memperhatikan ke luar jendela)

Rins juga mengakui bahwa dia pikir Vinales akan mendekat ke barisan depan. Namun Vinales mengatakan betapa sulitnya untuk mencoba memburunya ketika dia berada di belakang mereka.

Rins : “Aku berpikir sejenak bahwa kamu akan datang, ketika kita mulai melambat (ban mulai habis). Saya menyalip di tikungan 1, 0,2 atau 0,3 detik, tetapi di trek lurus … Ducati melaju lebih cepat..
Vina : “Mungkin di T4, sekitar 0,3 detik, terutama di trek lurus,” kata Vinales.
Vina : “Di tikungan terakhirmu, kamu dengan gas penuh, bukan, bro?” Viñales bertanya pada Rins sambil tersenyum.
Rins: “Tentu saja,” jawabnya. “Aku mencoba dan berkata aku akan menjaga ban, aku melepaskannya …
Vina : Lap terakhir yang tidak kamu rencanakan, bukan?” Viñales bertanya. Kemudian Rins mengakui bahwa dia pikir balapan telah berakhir.
Rins: “Aku terganggu ketika Marc melepas tear off kaca helm nya ( plastik pelindung kaca helm).”
Marc : ( tetap diam serius dan tidak mempedulikan)

Marc Marquez, Tampak Tegang

Percakapan antusias antara Rins dan Vinales sangat kontras dengan gerakan serius Marquez, yang biasanya banyak bicara. Namun akhirnya Marc nimbrung… Diantara mereka menyebut kata tío dalam bahasa Spanyol, merujuk ke teman atau bahkan panggilan untuk orang asing

Marc : “Yah, kecepatan di tikungan yang kamu buat, membuat kita 2,02 atau 2,01 lebih cepat per lap…”,
Rins : “Tentu tío ( bro) … karena aku tidak ingin memperlihatkan kamu itu ( trik saya). Kamu akan panik ketika melihat lagi tayangan ulang balapan di tikungan 16. Jarak kita bukan tiga motor, kamu tepat di depan saya, ”jawab Rins.
Marc : “Pengereman?” Marquez bertanya. “Pengereman dan akselerasi.” “Kekuatan saya adalah tikungan kiri, Saya kalah segalanya di tikungan kanan, bukan ke kiri … ”, jawab Marc.

Di akhir video, Rins bertanya pada Marquez berapa poinnya. ” 78″ jawab Marc dengan bahasa tubuh yang serius. “Mereka akan segan padamu,” kata Rins. “Itulah (poin nya sekarang)”  jawaban singkat dari Marc.

Dari jawaban Marc Marquez dalam percakapan di seluruh video bahwa pembalap Honda itu tidak begitu senang dengan situasi tersebut. Perlu diingat bahwa minggu sebelumnya, Dovizioso sudah merebut kemenangan di lap terakhir di Austria.

Sumber : motogp.com (30/08/19)

Artikel Terkait :

2 Comments

  1. Rins : “Aku berpikir sejenak bahwa kamu akan datang, ketika kita mulai melambat (ban mulai habis). Saya menyalip di tikungan 1, 0,2 atau 0,3 detik, tetapi di trek lurus … Ducati melaju lebih cepat..
    EMANG ADA DUCATI YA ‘TE’ ??

Leave a Reply