RiderTua mobil – Memang hingga kini produsen otomotif asal Jepang masih terus mendominasi pasar otomotif Indonesia. Ada juga produsen dari negara lain seperti Jerman sampai Amerika Serikat. Kini produsen mobil asal China juga mulai tampil eksis. Persaingan perusahaan otomotif asal China, DFSK Sokon: Woles ajah !
Baca juga: Produsen Mobil China Berani Menantang Rival di Indonesia
Saingan Itu ‘Wajib’?
DFSK Sokon pertama kali datang ke Indonesia membawa kendaraan niaga Super Cab. Tetapi namanya tidak begitu ngehits bahkan bisa dikatakan tidak dikenal. Saat itu Wuling belum ada di Indonesia karena DFSK Sokon sudah ada sebelum Wuling juga ‘main’ di Indonesia.
Namun ketika Wuling datang dan membawa dua jagoannya, Confero dan Cortez, mulai terlihat adanya batas dengan Sokon. Meski keduanya sama-sama dari China, bukan berarti tak ada persaingan di antara keduanya. Walau baik Glory 580, Super Cab, dan Confero-Cortez berada di segmen yang berbeda jauh.
Sokon mengatakan kalau tak ada masalah dengan persaingan Wuling di pasar otomotif. Itu sudah biasa terjadi sehingga tidak terlalu diributkan. Sokon harus punya keyakinan dengan apa yang dimilikinya, yaitu Super Cab dan Glory 580. Selain itu mereka harus bisa mengenyahkan anggapan produk China yang buruk di mata konsumen Indonesia selama ini dengan membawa mobil berkualitas terbaik, sama seperti Wuling.
Alexander Barus selaku CO-CEO PT. Sokonindo Automobile mengatakan
“Nggak masalah kita semua ada saingan seperti tadi kita sampaikan, kita itu kualitas, harga dan jaringan itu yang utama. Tidak masalah kalau persaingan itu harus kita hadapi. Punya keyakinan dengan apa yang kita punya”
Wuling sepertinya fokus ke segmen MPV karena peminatnya cukup banyak di Indonesia. Meskipun begitu, persaingan di segmen ini sangatlah ketat ditambah parah karena hadirnya Mitsubishi Xpander yang juga dirilis di GIIAS 2017 kemarin. Lalu Sokon melihat adanya potensi di segmen SUV dan kemudian meluncurkan Glory 580. Mobil ini banyak disebut-sebut sebagai penantang terberat Honda CR-V.