Masalah Data Penjualan BMW Manut Aturan Pemerintah



Booth-BMW-di-IIMS-2017
(Foto: Mobilmo.com) Booth-BMW-di-IIMS-2017

RiderTua mobil – Dua asosiasi kendaraan terbesar di Indonesia, yaitu Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) dan AISI (Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia), keberatan dengan apa yang dikatakan oleh KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha). Pihak KKPU meminta kepada semua APM (Agen Pemegang Merek) untuk tidak memberi data hasil penjualan ke asosiasi manapun. Padahal ada aturan mengenai pengumpulan data tersebut. Masalah data penjualan BMW manut aturan pemerintah.

Baca juga: KPPU Larang Bagi Data Penjualan Kendaraan ke Asosiasi

Gonjang-Ganjing Data Penjualan

KPPU menilai kalau pengumpulan data penjualan dan produksi kendaraan bisa rawan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Data tersebut bisa saja digunakan untuk memanipulasi atau mengatur pasar.

Taufik Ahmad selaku Deputi bidang Pencegahan KKPU mengatakan

“Ketika perusahaan satu asosiasi atau kumpulan pelaku usaha bisa mengumpulkan data dan informasi dari masing-masing pelaku, maka dikhawatirkan data-data itu bisa disalahgunakan untuk tujuan pengaturan pasar”

Padahal tujuan dari pengumpulan data ini yaitu untuk mengetahui perkembangan pasar otomotif Indonesia sudah sampai sejauh mana. Dengan ini konsumen bisa mengetahui mana yang paling laris dan yang tidak. Sekaligus melihat situasi pasar yang terkadang bisa terpengaruh oleh naiknya nilai mata uang atau sebab lainnya.

Mengenai ‘keributan’ ini, para produsen otomotif mengatakan mereka tetap mengikuti aturan yang ada di Indonesia. Ini karena sudah ada perintah dari pusat untuk menaati aturan yang berlaku di negara tempat beroperasinya. Termasuk BMW, jika ada aturan untuk tidak memberi data penjualan maka mereka ikuti.

Jodie O’Tania selaku Vice President of Corporate Communication BMW group Indonesia mengatakan

“Kalau untuk BMW, karena memang arahan dari BMW Jerman adalah mengikuti peraturan yang ada di negara mana kami beroperasi. Karena setiap negara pasti berbeda regulasinya. Jadi kami akan menyesuaikan dan beradaptasi untuk mengikuti tuntutan yang ada”

Sementara Mercedes-Benz yang menjadi saingan BMW tidak terlihat melakukan bagi data penjualan karena perintah Daimler untuk tidak memberinya pada asosiasi manapun.

Masalah data penjualan tersebut masih belum mencapai titik temu. Sampai sekarang belum ada kelanjutan dari pihak KPPU.

1 Comment

  1. data penjualan memang mempermudah analisa pasar.
    tapi tanpa data itu team pabrikan masih bisa bergerilya untuk cari data, karena pabrikan pasti melaporkan penjualan mereka terkait pajak.

Leave a Reply