Bos KTM: Mau Boyong Raul Fernandez? Tebus Rp 15 Miliar!

RiderTua.com – Stefan Pierer selaku CEO Pierer Mobility AG atau Big Bos-nya KTM, tidak ingin melepas Raul Fernandez secara gratis. “Karena kami telah membawanya ke atas,” tegas bos asal Austria itu. Di GP kandangnya di Spielberg, KTM akan mengkorfirmasi beberapa keputusan penting akhir pekan ini. Akan diumumkan kembalinya Pol Espargaro ke KTM, dimana rider berusia 31 tahun itu akan membalap di Tech3. Sementara itu, tim Red Bull akan diperkuat Brad Binder dan Jack Miller untuk tahun 2023. Selain itu, juga akan diumumkan perubahan tim MotoGP Tech3 ke GASGAS motor yang akan identik dengan KTM RC16.

Bos KTM Kecewa dengan Raul Fernandez

Untuk pembalap kedua di GASGAS Tech3 tahun depan, pemilik tim Herve Poncharal lebih memilih Remy Gardner. Sebagai rookie di Tech3 tahun ini, rider asal Australia itu bernasib jauh lebih baik ketimbang rekan setimnya Raul Fernandez yang berkompetisi di 12 balapan sebagai satu-satunya pembalap reguler tanpa poin.

Selain itu runner-up Moto2 2021 itu memiliki lingkungan toxic yang bikin rumit, yang mempunyai 3 hingga 4 manajer dan seorang ayah yang suka berbicara keras dan memberi tekanan besar pada KTM setahun yang lalu. Saat itu, sang ayah ngotot meminta pada KTM agar putra keduanya Adrian juga mendapat tempat meskipun hasil yang ditorehkannya biasa-biasa saja. Pada akhirnya pabrikan asal Austria itu memberinya tempat di Moto3 demi perdamaian.

Saat ini Adrian Fernandez hanya menempati peringkat 20 yang mengecewakan di klasemen dengan 29 poin (dan 5 kali nirpoin). Sementara rekan setimnya Deniz Oncu berhasil mengumpulkan 114 poin dan berada di peringkat 5 di klasemen.

“Secara manusiawi, lingkungan Fernandez adalah bencana. Kami benar-benar mencoba. Ini mengecewakan. Kami melakukan segalanya untuknya, kami bahkan mempekerjakan adiknya untuk Kejuaraan Dunia Moto3. Kami melakukan segala yang mungkin untuk memberinya paket serba bagus. Mengecewakan, ya! Kami benar-benar mengharapkan lebih dari Raul. Tetapi kekecewaan seperti itu juga merupakan bagian dari olahraga balap motor,” kata Stefan Pierer, CEO Pierer Mobility AG.

Terdengar dari tim satelit WithU RNF Aprilia bahwa, Fernandez tidak bisa melenggang seenaknya untuk kemudian pindah ke pabrikan lain. Rider berusia 21 tahun itu harus ‘menebus’ dari KTM seharga 1 juta euro (Rp 15 miliar).

“Saya tidak tahu jumlahnya. Saya mengatakan kepada Pit Beirer bahwa, sejumlah transfer adalah suatu keharusan, seperti dalam sepak bola. Saya berkata kepada Pit, ‘Anda tahu Pit, dia bukan seorang ‘maximizer‘. Tapi kami menginvestasikan banyak uang untuk Fernandez, kami membawanya dari Red Bull Rookies Cup ke Moto3 dan dari Moto2 ke Kejuaraan Dunia MotoGP. Tapi tidak ada hasil yang diberikan pada 2022,” ujar Pierer kecewa.

Hal ini mengingatkan kita kejadian 2 tahun lalu, saat Jorge Martin dilepas ke Pramac Ducati dengan biaya 80.000 euro (Rp 1,2 miliar). Tetapi situasinya berbeda. Saat itu rider berusia 24 tahun itu sedang memperebutkan gelar juara dunia Moto2 di tim Red Bull KTM Ajo dan kalah antara lain karena sakit. Kontrak Martin juga menyebutkan, dia bisa keluar jika tidak ada pembalap KTM yang masuk 10 besar di MotoGP pada 1 Juli 2020. Dan itu tidak terjadi, karena Kejuraan Dunia baru dimulai pada 19 Juli karena krisis kesehatan.

“Saat itu kami tidak ingin menghalangi Jorge Martin. Tidak hanya sukses bersama kami, dia juga anak muda yang menyenangkan. Itu selalu berkomunikasi baik dengan orang-orang di Austria, mereka berkata, ‘Orang-orang berkumpul untuk berbicara’. Jika seseorang memperlakukan kami dengan baik dan bernegosiasi dengan bijaksana, Anda selalu dapat menemukan solusi seperti halnya dengan Miguel Oliveira. Saya senang dia menemukan tim yang bagus. Aprilia tentu tidak buruk. Itu akan menarik. Tetapi jika seseorang hanya bangga pada diri sendiri dan sombong, itu tidak cukup,” pungkas Big Bos KTM itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: