James Toseland: Di MotoGP Butuh Skill Lebih Tinggi Dibanding SBK

MotoGP RiderTua.com – James Toseland, seorang juara dunia WorldSBK bersama Ducati (2004) dan Honda (2007) sebelum pindah ke MotoGP pada tahun 2008 bersama Yamaha, karir gemilang Toseland membuatnya bisa berpacu dengan beberapa pembalap MotoGP terbaik yang pernah ada seperti Valentino Rossi, Max Biaggi, Casey Stoner, Jorge Lorenzo dan masih banyak lagi. Namun setelah ke MotoGP dia sulit masuk 10 besar.. Dia mengatakan bahwa mengendarai motor MotoGP membutuhkan ‘tingkat skill yang lebih tinggi’ daripada Superbike..

Seperti halnya ketika Toseland balapan, WorldSBK sekarang berada di era di mana ada 3 pasang ‘Gladiator’ yang bertarung di depan setiap akhir pekan balapan. Ketiga pembalap tersebut adalah Alvaro Bautista, juara dunia enam kali Jonathan Rea dan juara bertahan Razgatligolu. Faktanya, WorldSBK bisa dibilang tidak pernah lebih baik dan level yang ditunjukkkan oleh ketiga pembalap tadi.

Sedemikian rupa sehingga tingkat tontonan kadang-kadang tidak kalah seru dengan MotoGP.. Tetapi ketika membahas dua kejuaraan itu, Toseland mengatakan: “Saya pikir mereka adalah kategori khusus yang sangat individual dan memiliki pembalap khusus yang mengendarai mesin ini hingga batas mereka. Saya tahu dari pengalaman saya bahwa motor MotoGP memerlukan tingkat keterampilan (skill) yang lebih tinggi karena teknologi memungkinkan Anda untuk pergi lebih cepat.

“Anda harus menjadi pembalap yang lebih baik di MotoGP hanya karena itu mengharuskan Anda untuk mendorong paket itu hingga batas yang lebih jauh dari motor produksi (SBK).

“Untuk membalap ke World Superbike dan memiliki paket yang tidak terlalu sulit untuk mencapai batasnya akan cukup nyaman untuk orang-orang seperti; Darryn Binder dan Remy Gardner dll. Rea, Toprak dan Bautista memiliki pengalaman, Kebanyakan berbicara tentang ban dll.

“Memahami ban adalah kunci terbesar untuk dapat mengendarai paket apa pun hingga batasnya. Dengan dua kejuaraan menggunakan ban yang berbeda, perlu sedikit membiasakan diri dengan itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page