Stefan Bradl: Marquez akan ‘Comeback’ Ketika Dia Fit

RiderTua.com – Stefan Bradl masih akan menjadi pengganti Marc Marquez di GP Sachsenring. Sejak Marquez terpaksa kembali beristirahat untuk masa pemulihan, pembalap asal Jerman itu berubah dari tes rider ke pembalap MotoGP seutuhnya. Dia tidak tahu, berapa lama fase ini akan berlangsung. Tetapi Bradl pikir, dia akan tetap membalap untuk sementara waktu. Rider berusia 32 tahun itu mengatakan, “Sebelumnya saya pernah berubah dari tes rider menjadi pembalap MotoGP untuk beberapa lama, ketika Marc mengalami cedera lengan atas pada tahun 2020. Tergantung pada regenerasinya, fase ini masih akan berlangsung beberapa minggu lagi”.

“Saya berasumsi, setidaknya selama musim panas sampai sekitar bulan September. Semuanya masih sangat tidak pasti, tapi saya akan ambil bagian dalam balapan berikutnya, itu sudah pasti. Segala sesuatu yang lain, tidak untuk diperdebatkan. Dia kembali ketika dia fit. Saya akan menggantikannya selama waktu itu.” katanya… BTW: Kenapa Alberto Puig tidak panggil Iker Lecuona ?…

Stefan Bradl: Marquez akan Kembali Ketika Dia Fit

Bradl sadar bahwa tidak mudah untuk masuk ke sana dan membalap di level pembalap reguler. Mengenai targetnya untuk akhir pekan mendatang, dia mengatakan, “Tentu saja tidak mudah untuk terjun sebagai tes rider. Sachsenring menjadi perhatian saya tahun ini, karena pada akhirnya membalap di depan penonton lagi. Kita semua seakan tak percaya, karena siapa yang tahu berapa lama atau seberapa sering seorang pembalap Jerman akan beraksi di kelas utama di depan penonton Jerman.”

“Saya tidak tahu apakah itu akan terjadi lagi dan kapan itu akan terjadi. Pasti akan ada beberapa tahun lagi yang akan datang. Pada dasarnya, saya mencoba menetapkan tujuan untuk menikmatinya, karena itu bisa menjadi yang terakhir kalinya. Saya hanya ingin merendamnya saja,” imbuh tes rider Honda itu.

“Dalam hal hasil, ini adalah kepentingan kedua bagi saya. Saya ingin melakoni balapan akhir pekan yang luar biasa di depan fans Jerman. Kita lihat nanti apa yang terjadi. Tentu saja, mencetak poin akan selalu menyenangkan. Tapi itu juga tergantung pada bagaimana saya memasuki balapan akhir pekan,” lanjutnya.

Bradl menambahkan, “Saya seperti merasa diri saya sepenuhnya terlibat dalam balapan. Saya selalu ada sebagai tes rider dan hanya melewatkan Le Mans tahun ini, atau saya ada di sana sebagai narasumber untuk ServusTV. Saya tidak pernah berpikir, saya akan berada disana sebagai seorang pembalap penuh waktu lagi. Tapi saya juga cukup puas dengan keadaan sekarang.”

Seperti diketahui bahwa tata letak sirkuit Sachsenring bukanlah salah satu sirkuit favoritnya. Dan ini disalahartikan oleh penggemar jika Bradl tidak menikmati perannya sebagai pembalap. Bradl menjelaskan, “Saya sebenarnya tidak pernah memiliki masalah besar dengan Sachsenring. Hanya saja sirkuit ini sangat condong ke kiri dan saya pernah membahasnya. Saya pikir itu disalahartikan oleh para penggemar…”

“Saya hanya ingin mengambil kesempatan ini untuk merujuk lagi bahwa kita semua harus mencoba untuk melakoni balapan akhir pekan yang menyenangkan. Dan seperti yang saya katakan, seorang pembalap Jerman di MotoGP di Sachsenring di depan penggemar Jerman harus menjadi alasan yang cukup untuk menginternalisasi semuanya lagi dan menantikannya,” pungkasnya.

Dalam penampilan terakhirnya di Sachsenring pada 2019, Stefan Bradl finis di urutan ke-10 sebagai pengganti Jorge Lorenzo di Tim Repsol Honda. Mungkin kali ini dia bisa melakukan hal serupa dengan dukungan penuh dari para penggemar.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page