Gresini Bernasib Kayak Petronas, Fabio Di Giannantonio Belum Sanggup Gantikan Bastianini?

RiderTua.com – Tim Gresini MotoGP yang kini dipimpin Nadia Padovani diperkuat Enea Bastianini dan Fabio Di Giannantonio untuk 2022. Dalam 7 dari 21 balapan musim ini, Enea berhasil memenangkan 3 balapan dan kini menempati peringkat 3 dalam klasemen. Di sisi lain, sebagai rookie, Di Giannantonio baru mencetak poin pertama di kelas MotoGP setelah finis ke-13 dan mendulang 3 poin di Le Mans-Prancis. Menjelang GP Mugello, Di Giannantonio berkesempatan menunjukkan kemampuannya, “Bagi pembalap Italia Mugello adalah trek yang istimewa.” Pembalap berusia 23 tahun itu ingin mengambil langkah maju di balapan kandangnya di Mugello. BTW bagaimana jika Bastianini diambil tim resmi, apakah Gresini akan bernasib seperti tim satelit Yamaha saat ditinggal Quartararo? Nasib..nasib tim lapis kedua..

Fabio Di Giannantonio Sanggup Gantikan Bastianini di Gresini?

Di Giannantonio berhasil meraih tiga kali podium di Mugello saat masih di Moto3. Untuk itulah dia berharap bisa memetik hasil memuaskan pada balapan ke-8 musim ini. “Tentu saja saya berharap banyak di Mugello, karena saya menyukai sirkuit ini. Kami akan melakukan yang terbaik dan mencoba segalanya,” tegas pembalap asal Italia itu.

Pembalap yang kerap disapa Diggia itu menambahkan, “Mugello adalah trek yang sangat istimewa bagi saya, saya pikir itu sama untuk setiap pembalap Italia. Dengan kehadiran penonton di sirkuit, ini akan menjadi balapan yang luar biasa tahun ini. Target kami adalah untuk setidaknya mengulang hasil dari Le Mans. Tidak diragukan lagi bahwa finis di posisi ke-13 membuat saya lebih percaya diri dan menciptakan motivasi khusus.”

Enea Bastianini bersinar dengan konsistensi yang luar biasa di Le Mans, kecepatannya dalam balapan tak tertandingi. Pembalap berusia 24 tahun itu semakin menarik hati para penggemar, tetapi di Mugello dia tidak pernah finis lebih baik dari posisi ke-5 (2015/Moto3) dalam karir balapnya. Itu harus dia ubah pada hari Minggu.

“Saya selalu merasa kuat di Mugello, tetapi saya belum bisa meraih podium di trek ini. Saya harap kami bisa melakukannya tahun ini. Dengan balapan yang bagus, kami ingin membuktikan daya saing kami di Mugello,” pungkas Bestia.

Fabio kini berada di peringkat 22 dunia, dengan hanya mengumpulkan 3 poin, jauh dari peringkat Enea Bastianini (peringkat ketiga) dengan 94 poin. Dan seri Mugello menjadi ajang untuk meyakinkan tim bahwa tanpa Bestia tahun depan dia bisa gacor juga..?

Related Articles

1 COMMENT

  1. If can’t sleep say Allohulaaaaaillahaillahuwaalhayyulqoyyumla takhuduhusinatuwwalaanaum again and again. Seumpma sulit tidur bca halus “Allahulaaaaaillahaillahuwaalhayyulqoyyumla takhudzuhusinatuwwalaanaum” berulang2 sampai tertidur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page