Aleix Mulai Gacor Lagi, Maverick Vinales Mulai Gugup?

RiderTua.com – Aleix Espargaro mulai gacor lagi dengan meraih podium bahkan mungkin dia yang akan mengentaskan Aprilia dari predikat tim konsesi sendirian, sementara Maverick Vinales mungkin ada tanda-tanda gugup?.. Beberapa media dan pengamat menilai ada tanda-tanda pertama kegugupan Maverick Vinales yang menderita di awal musim MotoGP nya bersama pabrikan Aprilia, sementara rekan setimnya Aleix Espargarò naik ke podium lagi di seri terakhir Portugal..

“Ada yang salah, kami harus mengerti apa itu dan bekerja lebih baik.. Saya tidak nyaman dengan motornya, saya tidak percaya diri.. Aleix memiliki gaya balap yang berbeda, jadi tidak ada gunanya berkonfrontasi langsung dengannya. Dia berhasil memaksimalkan motornya dan saya tidak, terutama dengan ban baru,” kata Maverick Vinales. Hasil dari rekan setimnya mulai memberi tekanan dan data telemetrinya tidak berguna dengan gaya balapnya..


Maverick Vinales finis di tempat ke-10 di akhir pekan MotoGP di Portimao, sementara rekan setimnya, Aleix Espargarò merayakan podium. Top Gun menunjukkan tanda-tanda kegugupannya setelah melihat rekan setimnya bersinar dengan Aprilia RS-GP terbaru, yang menegaskan bahwa motor memiliki apa yang diperlukan untuk mencapai target yang tinggi artinya motornya sebenarnya kompetitif.

Mantan pembalap Yamaha itu melakukan beberapa kesalahan, dimulai dengan Free Practice-3 (FP3). Sehingga dia tidak bisa lolos ke Q2. Ini saja sudah memperumit segalanya, ada yang salah, dan harus mengerti apa itu dan bekerja lebih baik.. Vinales mengatakan tidak nyaman dengan motornya, dan tidak percaya diri.. Dia tidak mau memandingkan dengan Aleix yang memiliki gaya balap yang berbeda. Aleix berhasil memaksimalkan motornya dan Vinales mengaku tidak bisa, terutama dengan ban baru..

Dia meminta Aprilia membekali diri dengan set-up yang baik agar bisa kompetitif sejak lap pertama dan tidak menunggu akhir balapan hingga balapan berakhir. Dari tes MotoGP musim dingin, Maverick Vinales telah berubah dari kurang paham tentang RS-GP menjadi lebih, tetapi hasil dari rekan setimnya mulai memberi tekanan dan data telemetrinya tidak berguna dengan gaya balapnya..

Suasana di Aprilia jelas membuat Vinales lebih nyaman dibandingkan situasinya di garasi Yamaha terakhir yang ‘mendidih’..  Namun dia juga membutuhkan motor yang lebih kompetitif dan cocok dengannya. “Ketika saya memiliki perasaan yang baik saya akan menjadi kuat, tidak ada keraguan.. Saya tidak ingin mengubah cara saya berkendara karena itulah yang membawa saya ke sini dan memungkinkan saya untuk menang. Mereka harus memberi saya motor yang membuat saya merasa nyaman, karena di lap pertama saya tidak mengerti apa-apa, saya merasa bingung. Kemudian saya bisa beradaptasi dan mengendarai dengan kuat, saya berada di 50% dari potensi saya yang sebenarnya,” ujarnya.

Pembalap Spanyol itu meminta upaya yang lebih besar dari para insinyur Aprilia untuk membantunya mengambil langkah selanjutnya. “Saya harus memastikan motor sesuai dengan gaya saya.. bisa menggunakan gaya balap saya, ketika saya melaju kencang balapan sudah selesai. Kita tidak harus melaju dalam 1:39.7 di lap terakhir, tapi kita harus bisa melakukannya, itu pada yang pertama”.

Seri berikutnya akan diadakan di Jerez dalam beberapa hari, sirkuit di mana Maverick selalu nyaman. Dan RS-GP di atas kertas memiliki potensi besar untuk menorehkan hasil bagus lainnya. “Melihat Aleix Espargaro di podium memberi kami motivasi ekstra. Sayangnya itu juga menunjukkan bahwa kita melakukan sesuatu yang salah. Tempat di podium tidak mungkin bagi saya. Hasil kami tidak dapat diterima,” pungkas Maverick…

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives