1 Poin Lagi Hak Konsesi Hilang, Aleix Espargaro Gamang

RiderTua.com – Aleix Espargaro kembali membayangi rekan setimnya Maverick Vinales di MotoGP Portugal. Pembalap berusia 32 tahun itu tetap menjadi rider nomor 1 di Aprilia Racing, dan bahkan sekarang naik ke peringkat 3 dalam klasemen. Rider asal Granollers dekat Barcelona itu berhasil naik podium setelah finis ke-3 di Portimao, kalah 6 detik dari pemenang Fabio Quartararo (Yamaha). Usai kemenangan di GP Termas-Argentina, podium ke-3 di Portimao dan finis ke-3 di GP Silverstone-Inggris pada 2021, kini Aprilia sudah mengumpulkan 5 poin konsesi dari 6 poin. Tinggal 1 poin lagi hak konsesi mereka akan hilang. Mengenai hal ini, Espargaro berkata, “Kehilangan hak konsesi senang sekaligus khawatir.”

Tinggal 1 Poin Lagi Hak Konsesi Hilang, Aleix Espargaro: Senang Sekaligus Khawatir

Aleix menambahkan, “Kami sadar, tidak setiap balapan akhir pekan akan seperti yang ada di Argentina, itu pasti. Di Texas misalnya, jujur kami mengalami balapan yang sangat sulit. Tapi setelah itu kami menganalisis balapan selama 3 hari di Austin dengan sangat cermat, dan sampai pada kesimpulan bahwa balapan saya tidak terlalu buruk, meskipun itu hanya cukup untuk finis di posisi ke-11.”

“Saya hanya kalah 11 detik dari pemenang (Enea Bastianini) dan Fabio (Quartararo) finis tidak jauh dari saya di urutan ke-7, hanya terpaut 6,2 detik. Jadi itu bukan bencana nyata. Kita juga harus memperhitungkan bahwa di Texas pada tahun 2021 saya kalah 1,5 detik per lap.”

Kakak Pol Espargaro (Repsol Honda) itu melanjutkan, “Saya tahu jika kami balapan di Eropa, saya akan lebih kompetitif lagi. Saya tidak mengatakan bahwa saya akan cukup cepat di trek mana pun dan bertarung untuk meraih kemenangan setiap hari Minggu, terutama karena Fabio sangat cepat hari ini terutama di bagian pertama balapan.”

“Tapi saya juga tidak menyalahkan diri sendiri di sini, karena selama 3 hari saya selalu berada di antara yang terdepan, dalam segala kondisi. Di FP3 saya benar-benar harus bekerja keras untuk tetap berada di posisi 10 teratas. Tapi saya berhasil, jadi saya langsung masuk ke Q2. Jadi kami memberikan hasil yang solid, kami bersaing untuk posisi teratas setiap akhir pekan. Itu membuat saya senang,” imbuh rider Aprilia itu.

“Tetapi awal balapan hari ini sulit karena Alex Marquez tiga atau empat kali menyentuh saya. Saya kehilangan banyak waktu berharga karena ini. Tetapi ketika saya memiliki jalan yang jelas, saya dapat mengejar ketinggalan dengan kelompok di depan saya. Setelah itu saya memiliki kecepatan yang sangat kuat dan sangat menikmati motornya. Kami berhasil mengumpulkan poin berharga untuk kejuaraan lagi.”

Aprilia berhasil mengumpulkan 5 dari 6 poin konsesi, sehingga hak istimewa untuk 2023 akan hilang. Dengan demikian, mereka tak lagi diijinkan melakukan tes pribadi kapan saja dengan pembalap reguler dan tim penguji, saat mereka naik podium berikutnya. KTM mengalami itu selama dan setelah musim 2020. Kemudian Aprilia juga tidak akan lagi diizinkan untuk mengembangkan mesin selama musim 2023 seperti tim pemenang lainnya.

Mengenai hilangnya hak konsesi, Aleix mengatakan, “Beberapa insinyur di Noale lebih khawatir tentang itu ketimbang saya. Karena dengan begitu, kita tidak bisa lagi menggunakan dua mesin lebih banyak per musim dari kompetisi. Saya tidak bodoh, saya tahu konsesi ini membantu kami. Itu tidak terbantahkan. Tapi Aprilia RS-GP22 berada di level tinggi. Kami memiliki basic yang baik. Saya perkirakan kami kehilangan ‘konsesi’ di Jerez.”

Untuk meraih itu, satu kali lagi finis ke-3 sudah cukup.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives