Danilo Petrucci: Satu Dekade di MotoGP yang Melelahkan!

RiderTua.com – Beberapa hari yang lalu Danilo Petrucci melakukan debutnya di MotoAmerica Superbike. Rider asal Italia itu mengatakan, “Setelah 1 dekade di MotoGP, saya sudah sangat lelah.” Pembalap berusia 31 tahun itu meninggalkan MotoGP beberapa bulan lalu untuk fokus pada proyek lain dan pada petualangan lain. Yang pertama adalah reli Dakar, di mana dia berhasil naik podium. Dinamika yang baik itu meluas ke tantangan barunya di MotoAmerica. Tepatnya di Austin, Petrucci melakukan debutnya beberapa hari lalu dengan membukukan 2 kemenangan. Di masa depan, Petrux sendiri tidak menutup kemungkinan untuk balapan di Superbike dalam jangka pendek atau menengah. Meskipun lelah, Petrucci pernah menjadi pembalap elite tim merah dan memenangkan beberapa seri, not bad lah..

Danilo Petrucci: Satu Dekade di MotoGP yang Melelahkan!

Danilo Petrucci
Danilo Petrucci

Masa depan Petrucci sangat terbuka sejak dia meninggalkan MotoGP. Bahkan dia mengungkapkan bahwa dia mendapat tawaran untuk tetap di MotoGP sebagai test rider. “Ketika saya berjalan menjauh dari lintasan balap, saya berkata ‘mungkin waktu saya telah tiba’. Saya menerima beberapa tawaran untuk tetap di MotoGP untuk menjadi tes rider dan beberapa peluang untuk berpartisipasi di World Superbikes. Seperti yang saya katakan, saya memiliki kesempatan untuk pergi ke WSBK, tapi tahun lalu sangat sulit di MotoGP,” ungkap Danilo Petrucci.

Mengenai balapan di MotoAmerica, Petrucci mengatakan, “Saya datang ke sini untuk bersenang-senang, berada di negara baru dan menghadapi tantangan baru. Ambientnya sangat bagus. Saya bisa ngobrol dengan orang-orang di paddock MotoGP. Sangat menyenangkan berada di sini, jadi untuk alasan ini saya memilih untuk datang.”

Semua kompetisi di Amerika Serikat menyenangkan, tapi… Danilo berujar, “Minggu depan pada Jumat pagi, kami harus berkendara selama 17 jam ke Wisconsin untuk tes di Road America pada hari Sabtu. Kemudian kita harus berkendara ke Virginia, 17 jam lagi, dan kemudian kita harus kembali ke Pennsylvania untuk naik pesawat dan balapan lagi di Atlanta. Ini seperti mesin cuci. Jujur, saya tidak memperkirakannya. Balapan di Amerika bagus, tapi saya pikir semuanya akan lebih mudah tetapi ternyata tidak seperti itu.”


Merasa Lelah

Meninggalkan MotoGP, Petrucci merasa agak lelah dengan semua dinamika Kejuaraan Dunia. Dia menutup buku petualangannya di kelas premier dengan KTM. “Saya sangat tangguh dan setelah 10 tahun di MotoGP, saya sangat lelah. Katakanlah sekarang saya ingin fokus pada tahun ini, dan mungkin jika saya baik-baik saja, akan tetap di sini karena saya sangat menyukainya,” pungkas mantan rider Ducati dan KTM MotoGP itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives