Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi Siap Hadirkan 35 Mobil EV!

RiderTua.com – Walau Nissan diterpa berbagai kabar tak sedap selama beberapa tahun terakhir, tapi aliansinya masih terus berjalan. Bahkan aliansi ‘tiga sekawan’ ini semakin memantapkan langkahnya dalam menggeluti pasar mobil listrik. Mereka menargetkan hingga tahun 2030 mendatang, ketiganya akan menghadirkan 35 model EV. Itupun termasuk produk hasil kerja sama diantara ketiga produsen tersebut.

Baca juga: Renault Bergabung ke Aliansi Geely, Siap Kembangkan Mobil Baru!

Renault-Nissan-Mitsubishi Menargetkan Bisa Hadirkan 35 Mobil EV

Selama ini, Renault, Nissan, dan Mitsubishi sudah menghadirkan banyak produk hasil kerja samanya. Dari model Kiger-Magnite sampai Livina-Xpander sudah dihadirkan di sejumlah negara, tak terkecuali Indonesia. Tapi itu saja masih belum cukup, terlebih dengan era elektrifikasi yang terus berkembang pesat.

Tak sedikit produsen mobil seperti Toyota sudah menggandeng produsen lainnya seperti Subaru untuk mengembangkan mobil listrik. Tak ingin ketinggalan, aliansi ‘tiga sekawan’ ini mengumumkan akan merilis berbagai macam mobil EV hingga tahun 2030 mendatang. Tercatat ada 35 model EV yang disiapkan, dan sebagian akan hadir sebagai produk hasil kerja sama.

(Spinny)

Platform Khusus Aliansi

Mungkin membuat 35 mobil baru takkan menjadi masalah kalau digarap oleh aliansi besar seperti Renault-Nissan-Mitsubishi. Apalagi mereka bisa menghemat pengeluaran yang dibutuhkan untuk mengembangkan mobil baru. Tapi tetap saja, ketiganya ‘patungan’ untuk membiayai pengembangan tersebut, dengan dana sebesar Rp 367,5 triliun yang dikeluarkan.

Sehingga dengan ini Renault-Nissan-Mitsubishi bisa berbagi teknologi, powertrain, serta platform-nya. Walau sebenarnya mereka sudah memiliki ‘platform khusus’ aliansinya sendiri, yaitu CMF, dan kini ada sejumlah varian yang tersedia. Tapi ketiganya akan fokus untuk menerapkannya pada mobil listrik.

Dari platform CMF ini, mereka dapat mengembangkan berbagai jenis mobil, dari kei car sampai SUV berbadan bongsor. Tentunya tenaga penggeraknya disesuaikan dengan jenis model tersebut.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives