Kevin Schwantz: Pasar Amerika Tidak Lagi Menarik

RiderTua.com – Kevin Schwantz: Pasar Amerika tidak lagi menarik… Setelah jeda karena krisis kesehatan, MotoGP 2021 kembali digelar di Amerika Serikat (COTA). Di kelas premier, Marc Marquez meraih kemenangan. Sayangnya, seri MotoGP tidak memiliki pahlawan lokal. Meskipun ada Sean Dylan Kelly, Joe Roberts dan Cameron Beaubier, 3 rider asal Amerika namun akan bersaing di kelas Moto2 di musim 2022 mendatang, tidak ada yang berlaga di kelas utama (yang di dominasi oleh Spanyol dan Italia). Mantan juara dunia Kevin Schwantz mengeluh tentang masalah talenta muda di negara asalnya.

Kevin Schwantz: Pasar Amerika Tidak Lagi Menarik

Jadi akan ada trio di kelas menengah (Moto2) di musim mendatang. Bagi mantan pembalap Kevin Schwantz, jelas hal ini tidak memuaskan. Dalam sebuah wawancara dengan GP Racing Magazine, dia mengungkapkan kekhawatirannya tentang pembalap penerus asal Amerika Serikat.

Kevin mengatakan, “Pasar Amerika tidak lagi menarik dan kejuaraan nasional kita menjadi ‘yatim piatu’. Tidak seperti di Eropa, tidak ada kompetisi untuk anak-anak di negara kami. Kami bahkan tidak memiliki motor yang cocok untuk belajar dan tidak ada keterlibatan resmi dari pabrikan dalam kejuaraan Superbike kami.”

Kevin sendiri didukung oleh Suzuki pada 1987. Schwantz yang menjadi juara dunia 6 tahun kemudian, menjelaskan alasannya, “Itu karena, jika saya bisa, Suzuki mampu menjual 75.000 motor GSX-R di Amerika Serikat setiap tahun. Itu tidak ada lagi hari ini. Seorang pembalap Amerika yang memimpikan balapan hanya bisa mengandalkan kekayaan orang tua atau sponsor ajaib untuk membuat lompatan.”

Hasil Roberts dan Beaubier meninggalkan sesuatu yang diinginkan musim lalu, meskipun rookie Beaubier melakukannya dengan baik. Roberts berakhir sebagai peringkat 13 dalam klasemen. Sedangkan Beaubier menyelesaikan musim di peringkat 15. Duo ini tidak pernah mendarat di podium.

Di Kejuaraan Dunia Superbike, Garrett Gerloff yang juga mampu menghirup atmosfer MotoGP pada 2020 dan 2021, adalah pebalap lain yang memegang bendera tinggi dari perspektif AS. Pembalap berusia 26 tahun itu finis ke-7 di balapan final dengan 228 poin.

Roberts, Beaubier dan lainnya mendapatkan dukungan dari beberapa pihak, tapi terobosan harus terjadi di trek.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page