Yamaha Harus Memberi Kesempatan Stoner

RiderTua.com – Motor dari tim besar yang pernah dia rasakan adalah Ducati dan Honda, sementara Yamaha adalah motor langganan juara dunia yang masih sebatas mimpi.. Casey Stoner mengungkapkan ketertarikannya dengan motor Yamaha YZR-M1.. Dan alasan yang diutarakan cukup menarik.. “Saya tertarik dengan Yamaha karena saya ingin tahu apakah saya bisa mengendarainya secara berbeda dari pembalap lain atau apakah saya harus mengendarainya seperti yang mereka lakukan. Ini akan sangat menarik,” kata Stoner. Stoner yang terkenal dengan pendekatan “Bukan motor yang diubah, tapi pembalap yang harus menyesuaikan”… apakah Stoner bisa seperti bunglon dari motor liar V4 langsung nyetel dengan Inline-4..?.. Faktanya kesulitan dialami Dovizioso saat pindah dari Ducati ke Yamaha.. (Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Casey Stoner berkunjung ke paddock MotoGP November lalu, dua pekan penuh berinteraksi dengan semua orang di paddock dan media. Dia terikat dengan Ducati, motor yang memberinya juara Dunia pertama dan sebaliknya bagi Ducati. Di Portimao dia bekerja secara intensif dengan Pecco Bagnaia dan Jack Miller, melakukan inspeksi di tempat di trek dan merekam dengan smartphone-nya, untuk memberikan saran yang berguna pada beberapa sektor di mana dua pembalap Ducati kehilangan beberapa detik yang berharga. Meskipun begitu orang Australia itu tidak akan menjadi pelatih tim Ducati. (Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Menguji M1

Saat wawancara salah satu hal yang menarik diungkapkan Stoner.. Dia penasaran dengan motor Yamaha M1, dia ingin mencoba dalam tes. Setelah beberapa tahun sebagai pembalap, dia memainkan peran sebagai test rider untuk Ducati dan Honda, memberi masukan yang signifikan pada prototipe dua pabrikan itu. Yamaha YZR-M1 merupakan motor yang belum pernah dia sentuh sebagai motor juara.. masih merupakan mimpi baginya. “Yamaha selalu menjadi motor yang paling sulit untuk dikalahkan. Saya tertarik bagaimana rasanya.. Saya sempat mengamati Yamaha dari dekat, saya ingin merasakan langsung bagaimana. Saya tertarik dengan Yamaha karena saya ingin tahu apakah saya bisa mengendarainya secara berbeda dari pembalap lain atau apakah saya harus mengendarainya seperti yang mereka lakukan. Ini akan sangat menarik”.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page