Hyundai Siap Produksi Mobil Listrik di Indonesia Bulan Mei 2022!

0
(GridOto)

RiderTua.com – Pabrik mobil Hyundai di Indonesia sudah hampir selesai dibangun. Tak sampai disitu, produsen baterai mobil listrik LG Energy Solution juga membangun pabriknya disini. Dengan ini, Hyundai bisa memproduksi mobil listrik secara lokal mulai bulan Mei 2022 mendatang. Sehingga mereka dapat menghadirkan model EV yang dibanderol lebih murah.

Baca juga: Hyundai Mau Rakit Chip Semi-Konduktor Sendiri?

Hyundai Bisa Produksi Mobil Listrik Mulai Tahun Depan

Merek mobil asal Korea Selatan ini sudah menyatakan keseriusannya untuk menggeluti penjualannya di Indonesia. Bahkan mereka menggelontorkan investasi yang tidak sedikit demi membangun pabrik produksi mobilnya sendiri. Dana tersebut juga akan dipakai untuk mengembangkan produk baru untuk ke depannya.

Pabrik tersebut mulai dibangun pada bulan November 2019 lalu, dan kini sudah hampir selesai digarap. Mereka juga bekerja sama dengan LG Energy Solution serta dua perusahaan baterai dari Indonesia untuk membangun pabrik sel kendaraan listrik. Tahap groundbreaking sudah dilakukan beberapa saat lalu.

(Motor1)

Mulai Tahun Depan

Walau dalam keadaan pasar yang kurang membaik, tapi itu tak menganggu proses pembangunan pabriknya. Jika tak ada halangan, maka pabrik mobil Hyundai bisa memulai produksinya pada akhir tahun ini. Itu untuk mobil konvensional, sedangkan untuk produksi mobil listrik paling lambat bisa dimulai pada Mei 2022.

Nampaknya Hyundai sudah tak sabar lagi untuk memproduksi mobilnya secara lokal di Indonesia. Walau belum jelas model EV mana yang akan dirakitnya, entah itu Ioniq, Kona EV, atau mobil listrik lainnya. Sebab kedua model ini cukup laris di pasar sejak pertama kali dijual pada tahun lalu.

Yang pasti Hyundai bakal mempersiapkan segalanya untuk merakit mobil di Tanah Air, entah itu model EV atau konvensional. Sebelumnya sempat muncul rumor kalau mereka akan merakit model MPV kompak, yang kemungkinan kuat berupa model Stargazer. Model ini sempat terlihat sudah didaftarkan di Indonesia dan diuji coba di Korea Selatan.

Leave a Reply