Subaru Siapkan ‘Kembaran’ Toyota bZ4x Tahun Depan!

1
(The Detroit Bureau)

RiderTua.com – Beberapa waktu lalu, Toyota sudah mengenalkan model konsep bZ4x di Shanghai Auto Show 2021. Tapi ternyata di sisi lain, Subaru sudah menyiapkan model kembarannya untuk dirilis tahun depan. Dikenal sebagai Subaru Solterra, mobil SUV ini akan menjadi proyek kerja sama dengan Toyota setelah Evoltis. Meskipun model basisnya sendiri masih berupa konsep.

Baca juga: Subaru BRZ Tanpa Turbo, Mesin Sudah Cukup Bertenaga?

Subaru Solterra, Mobil Hasil Kerja Sama Dengan Toyota

Toyota sendiri sudah mengenalkan bZ4x sebagai calon produk terbarunya nanti setelah diproduksi massal. Walau berupa konsep, tapi desainnya sudah cukup bagus untuk sebuah model crossover-SUV (CUV). Banyak yang berharap agar Toyota bisa mempertahankan desain tersebut sampai menjadi produk final.

Sementara itu, ternyata Toyota sudah menjalankan rencana kerja sama lainnya dengan Subaru lewat bZ4x. Keduanya bakal merilis mobil kembar lainnya setelah sukses dengan 86-BRZ serta Evoltis. Model bZ4x versi Subaru akan dinamai sebagai Solterra (bahasa Latin, Sol: matahari dan terra: bumi). SUV ini dihadirkan ‘untuk menghargai alam dan hidup berdampingan dengannya’, sesuai dengan namanya.

(Motor1)

SUV EV

Berbeda dengan mobil kembar lainnya, Solterra memakai platform e-Subaru Global Platform (e-SGP), yang mirip dengan e-TNGA milik Toyota. Platform ini terbilang masih baru dan dibuat khusus untuk mobil listrik, khususnya model terbaru seperti Solterra. Sehingga e-SGP ini tak hanya dikhususkan untuk SUV saja, tetapi juga jenis mobil lainnya.

Untuk modelnya sendiri, sayangnya belum ada bocoran dari sosok Solterra, tak seperti bZ4x. Tapi dari model konsep bZ4x dan berkaca dari model BRZ, Subaru bisa saja membuatnya sedikit berbeda dari model basisnya. Sehingga keduanya nampak tak begitu mirip dari penampilan, tapi dari teknologinya masih sama.

Yang jelas, Solterra akan dirilis sekitar tahun 2022 mendatang. Untuk saat ini Subaru dan Toyota mempersiapkan segalanya untuk menghadirkan keduanya, dari teknologi sampai tempat produksinya. Tentu itu takkan menjadi masalah karena sudah melakukannya sejak sukses dengan 86-BRZ.

1 COMMENT

Leave a Reply