Nah, Akhirnya Pol Espargaro Membongkar ‘Trik Marquez’ yang Tak Jatuh dengan Motor Honda!

0
Pol Espargaro Membongkar Trik Marquez

RiderTua.com – Apakah benar ada rahasia dengan motor Honda RC213V dengan teknologi (yang katanya Asimo), yang gak bisa jatuh dengan mudah itu..?. Perhatikan pernyataan Pol di akhir tulisan ini (jika benar) maka bila Marquez memakai motor selain Honda pasti dia akan sering jatuh dan tidak bisa menyelamatkan diri saat mencapai limit. Sepertinya Pol Espargaro lebih cerdas dari pembalap yang pernah singgah di Honda dalam beberapa tahun terakhir.. Dia hampir bisa membongkar trik Marc yang tak jatuh dengan motor Honda… Dalam tes kemarin, meski terjatuh Pol Espargaro masih bisa masuk dalam 10 besar pembalap tercepat… Setelah dipuji Jack Miller sebagai pembalap Honda yang tidak pernah jatuh.. Pada tes MotoGP Qatar hari keempat, untuk pertama kalinya pembalap Repsol Honda Pol Espargaro terjatuh dari RC213V-nya. Tujuannya jelas dia mulai mencoba menyentuh limit itu ( seperti yang dilakukan Marc). Namun ini baru awal dan butuh waktu bagi Pol untuk mengungkap bagaimana Marc bisa selamat dengan RC213V saat hampir crash.. Kalimat Pol yang mengungkap trik Marc dan Honda seperti apa? Simak tulisan ini di bagian akhir..

Pol Espargaro Membongkar Trik Marquez yang Tak Jatuh dengan Motor Honda

Pada hari Rabu, di hari ketiga tes Honda RC213V, Pol Espargaro mampu menunjukkan dirinya jauh lebih baik. Dengan finis di posisi ke-5, dia merupakan pembalap Honda terbaik. Namun pada tes hari Kamis, pembalap asal Spanyol itu berakhir di tempat ke-10, 0,859 detik di belakang pembalap tercepat Maverick Vinales dari tim pabrikana Yamaha. Sekali lagi, pembalap berusia 29 tahun itu lebih cepat dari rekan mereknya Takaaki Nakagami (12), Stefan Bradl (13) dan Alex Marquez (17).

Pol Espargaro Membongkar Trik Marquez

Untuk pertama kalinya, Espargaro mencoba melampaui limit dan harus nyungsep di kerikil bersama motor barunya itu. Sambil tersenyum Pol mengatakan, “Itu adalah kecelakaan yang aneh. Angin lebih bersahabat ketimbang hari sebelumnya. Saya melakukan pengereman sedikit terlambat (late braking) dan saya belum memilih ban depan yang ideal untuk kondisi ini.”

“Waktu terbaik saya adalah dengan menggunakan ban depan bekas, mulai hari Rabu lalu, jadi saya tidak terlalu khawatir. Ini bukanlah crash yang saya harapkan. Saya pikir saya sedikit berlebihan, saya terjatuh dalam perburuan waktu. Tapi itu terjadi di sesi ketiga dan saya pikir… benar (terjatuh) sekarang? ”

“Saat ini sepertinya saya cukup kompetitif. Saya baru mulai dengan Honda, tapi menurut saya motor ini paling cocok dengan gaya berkendara alami saya. Waktu saya menjadi lebih baik dan ritme akan menyertai. Saya belum bisa mengatakan bahwa saya akan berjuang untuk sesuatu yang hebat di balapan pertama, tapi saya sudah dekat.”

Rahasia Marc

Pol Espargaro menjadi pembalap untuk tim pabrikan KTM selama 4 tahun terakhir. Berhasil mencapai 6 kali finis di tempat ketiga untuk pabrikan asal Austria itu. Dalam tiga tahun sebelumnya, Juara Dunia Moto2 2013 itu pernah mengendarai Yamaha untuk tim Tech3.

Pol mengatakan, “Jika kami melakukan pekerjaan kami bersama-sama dengan baik, ini bisa menjadi tahun yang baik. Saya baru mulai.. Saya perlahan mulai memahami apa yang harus saya lakukan, untuk mencapai catatan waktu yang baik. Jelas saya harus bekerja untuk itu. Hanya ada satu cara, saya harus terus memacu. Sampai batas dan seterusnya.”

“Itulah mengapa Marc Marquez sering hampir jatuh (tapi selamat) dan selalu berada dalam batas (limit). Saya harus memacu motor ini dengan konfigurasi mesin ini hingga maksimum. Itu menjelaskan bagaimana bisa jatuh dan mengapa beberapa pembalap tersandung dalam memahami bagian depan motor Honda ( yang terkena sulit). Saya suka mengendarai motor seperti ini. Karena saya lebih cepat dengan Honda, saya tidak perlu membatasi diri. Jika roda depan tergelincir, saya masih memiliki sedikit kesempatan waktu untuk menegakkan motor kembali. Dengan motor lain, pasti langsung jatuh dengan cepat.”

Leave a Reply