Razlan Razali: Masalah Quartararo adalah Motor dan Mudah Emosi!

0
Razlan Razali: Masalah Quartararo adalah Motor dan Mudah Emosi
Razlan Razali: Masalah Quartararo adalah Motor dan Mudah Emosi

RiderTua.com – Masalah Quartararo adalah motor baru yang belum sempurna dan mudah emosi… Razlan Razali ungkap penyebab masalah Quartararo di musim 2020… Bos Tim Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali menganalisis kemerosotan yang dialami Fabio Quartararo dalam perebutan gelar MotoGP pada tahun 2020. Ketika Fabio menemui masalah, temperamennya yang memanas muncul. Dia harus belajar untuk tetap lebih tenang dalam situasi tertentu. Sementara secara teknis M1 2020 belum sepenuhnya teruji akibat kurangnya waktu tes akibat kondisi krisis..

Razlan Razali: Masalah Quartararo adalah Motor dan Mudah Emosi

Di awal-awal balapan MotoGP musim 2020, Fabio Quartararo menjadi favorit teratas dalam perebutan gelar setelah dia memenangkan balapan ganda di Jerez. Dan tentu setelah juara bertahan Marc Marquez mengalami cedera.

Tetapi karena pembalap Yamaha itu hanya naik podium setelah kemenangannya di Catalunya dan tiga kali terjatuh, dia langsung drop di urutan ke-8 klasemen Kejuaraan Dunia. Saat itu Juara dunia 2020 Joan Mir masih 48 poin di belakang ‘El Diablo’ setelah GP Brno.

Razlan Razali sebagai Team Principal Petronas Yamaha SRT, menjelaskan masalah yang dihadapi pembalap berusia 21 tahun itu, yang membawa skuadnya 10 kali naik podium MotoGP dalam 2 tahun ini.

“Saya pikir itu adalah kombinasi antara motor baru, dan kurangnya pengalaman Fabio dalam menangani situasi ketika segalanya tidak berjalan dengan baik. Kita bisa melihat, bagaimana reaksi Fabio di TV. Dia menjadi kesal, lalu temperamennya yang memanas muncul. Dia harus belajar untuk tetap lebih tenang dalam situasi tertentu,” ungkap pria asal Malaysia itu.

Razlan Razali: Masalah Quartararo adalah Motor dan Mudah Emosi - Motogp
Razlan Razali: Masalah Quartararo adalah Motor dan Mudah Emosi

Masalah Ada Pada Motor dan Pembalap

Pada saat yang sama, Razali juga mempertimbangkan hal lain. Dia melanjutkan, “Motornya memiliki 1 atau 2 masalah dibandingkan dengan motor Franky. Jangan lupa bahwa Franky menggunakan motor yang lebih lama. Yakni motor pabrikan 2019, dengan pembaruan yang telah diuji coba dalam hal performa, keandalan, dan semuanya. Kecuali klep tentunya.”

“M1 2020 adalah mesin baru, dan kami tidak dapat mengujinya sesuai waktu yang kami butuhkan. Inilah risiko motor baru. Penyebab masalah ini adalah kombinasi antara motor dan pembalap.”

Analisis tersebut sesuai dengan proyek pembalap asal Prancis itu. Dia pernah mengungkapkan bahwa dia ingin ‘menjinakkan’ emosinya selama liburan musim dingin.

“Saya ingin berusaha menjadi lebih tenang dan secara emosional bereaksi seminim mungkin. Itu hal terpenting untuk menghadapi musim depan. Dan juga untuk memberikan komentar yang lebih baik, kepada kepala kru saya dan para teknisi,” tegas pembalap baru Yamaha itu.

“Karena saya yakin bahwa hal-hal kecil membuat perbedaan besar. Itulah mengapa saya mengerjakan aspek ini dengan bantuan seorang psikolog. “

Leave a Reply