Pembalap Rajanya Jatuh Musim 2020

Alex Marquez: Zarco Tidak Cerdas

RiderTua.com – Pembalap rajanya jatuh (The King of Fall) musim 2020… Kabar baik dari musim kejuaraan dunia balap motor 2020. Terjadi penurunan angka jatuh yang signifikan secara keseluruhan. Hasil kurang positif dicatatkan Johann Zarco (MotoGP), Kasma Daniel (Moto2) dan Gabriel Rodrigo (Moto3).

Pembalap Rajanya Jatuh Musim 2020

Dari 20 seri balapan yang semula direncanakan, program darurat untuk musim 2020 hanya bisa menggelar 14 balapan untuk kelas MotoGP. Dan 15 balapan untuk kelas yang lebih kecil.

Oleh karena itu, dalam statistik kecelakaan, yang dipublikasikan motogp.com setiap tahun, terjadi penurunan yang signifikan dibandingkan pada 2019. Pada tahun 2020, tercatat 722 insiden jatuh di ketiga kelas Kejuaraan Dunia, dibandingkan dengan 971 kejadian pada 2019.

Buntut Insiden Balap, 4 Rider Dipanggil MotoGP Steward

Meski demikian, dengan 180 kecelakaan, kelas MotoGP mencatat rata-rata 12,8 kejadian per balapan akhir pekan. Pada tahun 2019 sebanyak 11,6. Begitu pula di kelas Moto2, di mana terjadi 292 insiden jatuh yakni 19,5 per event (2019 masih 18,3 per event).

Fakta bahwa, hanya ada 16,6 jatuh per balapan di kelas terkecil kejuaraan dunia balap motor (dari total 250). Dan karena krisis kesehatan, tidak ada yang bisa dibandingkan dari tahun sebelumnya yakni 21,3 jatuh per balapan.

Keberadaan pembalap pengganti juga diizinkan di musim ini. Yang paling spesial dari musim 2020 adalah adanya event ganda di trek balap yang sama, yang seharusnya menghasilkan pengetahuan trek yang lebih baik bagi tim (walau hasilnya sungguh diluar dugaan).

Fall King of The Year

Satu hal yang tidak berubah dibandingkan tahun 2019 adalah, Johann Zarco masih mengamankan gelar ‘Fall King’ di kelas MotoGP untuk kedua kalinya berturut-turut. Tahun lalu 17 kali, kini dia dan Esponsorama-Ducati harus ‘menyentuh tanah’ sebanyak 15 kali. Pergelangan tangan kanannya patah dalam kecelakaan horor di Spielberg.

Rookie MotoGP, Alex Marquez mengikuti di tempat kedua dengan 14 kali jatuh. Aleix Espargaro di peringkat ketiga dengan 12 kali jatuh. “Saya harus mengambil risiko lebih dari yang lain untuk menutupi kurangnya akselerasi,” kata pembalap pabrikan Aprilia itu.

Namun, Zarco dikalahkan oleh pembalap Moto2 Kasma Daniel. Dia tercatat 20 kali jatuh, pembalap SAG itu terjatuh 1 angka lebih banyak ketimbang Jorge Navarro 19 kali. Pembalap Speed-up itu memulai musim sebagai kandidat untuk meraih gelar. Tetapi dia gagal finis sehingga tak mengantongi satu poin pun dalam 7 kali balapan. Dia hanya berakhir di peringkat ke-17 di Kejuaraan Dunia.

Di kelas Moto3, pembalap Gresini Gabriel Rodrigo yang mencatatkan rekor negatif dengan 18 kecelakaan. Tiga angka lebih banyak dari pembalap Husqvarna, Alonso Lopez dengan 15 kali jatuh.

Berikut peringkat crash untuk semua kelas

  1. Daniel Kasma (Moto2) – 20
  2. Jorge Navarro (Moto2) – 19
  3. Gabriel Rodrigo (Moto3) – 18
  4. Andi Farid Izdihar (Moto2) – 16
  5. Alonso Lopez (Moto3) – 15
  6. Somkiat Chantra (Moto2) – 15
  7. Johann Zarco (MotoGP) – 15
  8. Celestino Vietti (Moto3) – 14
  9. Lorenzo Dalla Porta (Moto2) – 14
  10. Hector Garzo (Moto2) – 14
  11. Sam Lowes (Moto2) – 14
  12. Alex Marquez (MotoGP) – 14

Be the first to comment

Leave a Reply