RiderTua.com – Bro, ada ‘fenomena’ menarik di tim Valentino Rossi jika dia memakai Bulega dan bukan pembalap dari akademinya.. Dan ini kejadian pertama kali VR46 diperkuat oleh pembalap ‘non akademi’, trus nasib sekolah Rossi apakah terpengaruh? karena tujuan semua pembalap akademi adalah di kelas puncak MotoGP..? yang mau daftar mungkin akan mikir, kalau terus ‘belajar’ apakah tetap sulit jadi pembalap MotoGP?
BTW, Rossi tampaknya sudah menuntaskan teka-teki susunan pembalap VR46 untuk musim MotoGP 2027. Setelah Fabio Di Giannantonio memutuskan pindah ke KTM, satu kursi di tim asal Tavullia itu sempat menjadi rebutan beberapa nama. Pada akhirnya, pilihan jatuh kepada Nicolo Bulega yang akan bertandem dengan Fermin Aldeguer. Sementara itu, Franco Morbidelli hingga kini masih belum memiliki kontrak dan peluangnya untuk mendapatkan tempat di grid musim depan terlihat makin kecil.
▶Daftar Isi
Valentino Rossi Pilih Bulega, Masa Depan Marini Masih Abu-Abu

Keputusan tersebut sekaligus menutup peluang Luca Marini bergabung dengan tim milik sang kakak. Pintu garasi VR46 tak akan terbuka untuk pebalap Honda itu. Kontrak Marini bersama Honda berakhir pada penghujung musim dan kabarnya tak akan diperpanjang.
Honda sendiri disebut sudah menetapkan duet pembalap pabrikan mereka, yakni Fabio Quartararo dan David Alonso. Situasi ini membuat pilihan Marini untuk tetap bertahan di MotoGP makin terbatas. Salah satu opsi yang tersisa adalah menerima peran sebagai pembalap penguji (tes rider).
Menurut beberapa rumor di paddock, Marini bahkan disebut sudah menolak kemungkinan tersebut. Sementara itu, kursi yang tersedia di grid MotoGP juga dikabarkan hampir habis (mungkin memang sudah habis beneran). Meski begitu, pebalap Italia itu masih belum ingin terburu-buru mengambil kesimpulan.

“Kami sedang membicarakannya dan mempertimbangkan beberapa pilihan berbeda, tetapi masih terlalu dini,” kata pebalap Honda tersebut setelah balapan Mugello. “Masih ada waktu untuk menentukan kursi-kursi terakhir yang tersedia.”
Bulega Jadi Pilihan Utama VR46
Di sisi lain, tim VR46 akhirnya mengakhiri berbagai spekulasi bursa transfer yang beredar dalam beberapa bulan terakhir. Meski pengumuman resmi belum dilakukan karena belum adanya kesepakatan komersial baru antara Liberty dan MSMA, aktivitas di balik layar tetap berjalan sangat intens menjelang periode kontrak MotoGP berikutnya.
Akhir pekan di Mugello menjadi momen penting untuk merampungkan detail terakhir. Claudio Domenicali dan Gigi Dall’Igna, dua petinggi Ducati, bertemu dengan manajemen VR46 guna menyusun rencana masa depan tim.
Pilihan mereka akhirnya mengerucut pada Nicolo Bulega, yang tampil dominan di WorldSBK 2026. Namun performanya di kejuaraan motor produksi massal itu bukan satu-satunya alasan kenapa Ducati memberikan kepercayaan tersebut.

Sejak akhir musim lalu, ketika ia gantikan Marc Marquez yang mengalami cedera bahu kanan, pebalap asal Emilia-Romagna itu sudah menarik perhatian lewat catatan waktunya saat mengendarai Desmosedici. Penampilan itulah yang makin menguatkan keyakinan Ducati dan VR46 untuk memberinya kesempatan naik ke MotoGP.
Nah menurut admin, dengan terpilihnya Nicolo Bulega sebagai rekrutan baru VR46, Valentino Rossi dan Ducati praktis telah menuntaskan salah satu teka-teki terbesar di bursa pembalap MotoGP. Di saat Bulega mendapat peluang besar untuk naik kelas (tepatnya pindah kelas), masa depan Luca Marini justru berada dalam situasi yang makin sulit bin ruwet. Dengan kursi yang kian terbatas dan kontraknya bersama Honda segera berakhir, keputusan penting mengenai kariernya tampaknya harus segera diambil dalam waktu dekat.






