Nissan Siap Luncurkan Z Proto Anyar Minggu Depan

RiderTua.com – Belum sempat merilis 400Z, Nissan sudah siap luncurkan Z Proto mulai minggu depan. Dari namanya saja sudah dipastikan kalau ini adalah model Z-Series terbaru yang memasuki generasi selanjutnya. Artinya Nissan siap luncurkan Z Proto sebagai tambahan lini produk Z-Series yang dimilikinya. Sehingga 400Z takkan sendirian lagi.

Baca juga: Kicks e-Power Jadi Andalan Nissan Kenalkan Teknologinya

Nissan Siap Luncurkan Z Proto Sebagai Tambahan

Memang 400Z menjadi penerus dari 380Z yang sudah ‘menua’ dan ini akan menjadi sesuatu yang baru bagi Z-Series. Nyatanya Nissan belum merasa puas dengan model 400Z, dan tentu saja mereka punya model Z lainnya selain model tersebut. Maka untuk mengembangkan lebih banyak variannya, dihadirkanlah Z Proto.

Sebelum peluncurannya, Nissan sudah mengungah trailer video Z Proto di akun YouTube resminya. Terlihat sejumlah mobil dengan desain klasik, menampakkan jelas bagaimana evolusi Z-Series yang sudah ada selama beberapa tahun di dunia mobil sport. Nissan menyebut Z Proto sebagai ‘mobil klasik yang legendaris dengan teknologi modern’.

Nissan Siap Luncurkan Z Proto bulan ini
(YouTube)

Model Baru

Mobil dalam Z-Series sudah dipercaya memiliki tenaga yang sangat besar untuk ukuran mobil sport. Memang belum ada informasi lebih lanjut soal rincian mesin serta tenaga yang dihasilkan, tapi kemungkinan mesin Z Proto akan didapat dari Infiniti Q50 dan Q60. Kedua mobil ini memiliki mesin 3.0 liter V6 Twin Turbo, memang bukan V12, tapi itu sudah cukup bagi Z Proto.

Kedengarannya ini mirip dengan apa yang dikembangkan pada 400Z, dimana model tersebut juga meminjam mesin dari model Infiniti. Jika 400Z tetap dirilis tahun depan, maka dipastikan akan ada dua mobil baru dari Z-Series yang dihadirkan Nissan. Bisa jadi mereka akan menambahkannya lagi agar semakin memperbanyak variasinya.

Peluncurannya akan dilakukan secara online dan ini juga menjadi debut perdananya Z Proto di pasar otomotif global. Seakan ini membuktikan kalau Nissan masih mampu meluncurkan produk baru, walau tengah diterpa banyak masalah selama beberapa bulan terakhir. Selain restrukturisasi, kondisi di pasar otomotif juga menjadi penyebab menurunnya performa pabrikan asal Jepang tersebut.

Be the first to comment

Leave a Reply