‘Luka Lama’ Rossi dan Marquez di 2015 Diungkit Mantan Bos Honda Ini

Marc dilihat oleh beberapa penggemar sebagai orang yang mengambil gelar ke-10 dari Valentino

RiderTua.com – Livio Suppo terakhir menjabat sebagai bos tim HRC pada musim MotoGP tahun 2017. Itu artinya dia melihat dengan jelas apa yang terjadi di “Tahun Pahit” hubungan antara Rossi dan Marquez. Meskipun tidak terlalu vulgar saat wawancara dengan media, dia kembali mengungkap hal itu.. ‘Luka Lama’ Rossi dan Marquez di 2015 diungkit mantan bos Honda ini..

‘Luka Lama’ Rossi dan Marquez di 2015 Diungkit Mantan Bos Honda Ini

Saat bekerja di HRC, salah satu momen paling panas di MotoGP pada tahun-tahun itu adalah pertarungan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez yang mencapai titik tertinggi pada 2015, tahun di mana untuk kedua kalinya bertemu ‘bergesekan’, bertabrakan, bersenggolan hingga keluar secara lisan.

Marquez Gagalkan Gelar Ke-10 Rossi

Setelah bertahun-tahun di HRC, Livio Suppo, kini dia berbicara pada acara Franco Bobbiese Paddock: “Pada saat itu satu-satunya yang dapat bertarung dengan Valentino Rossi dan Lorenzo adalah Pedrosa dan Marquez. Marc berusaha melakukan yang terbaik di lintasan. Di Australia dia tidak menang, tetapi diberitahu bahwa dia telah menghambat Valentino, meskipun dia telah mengambil 5 poin dari lawannya. Sayangnya kemudian keadaannya menjadi seperti ini dan saat ini Marc dilihat oleh beberapa penggemar sebagai orang yang mengambil gelar ke-10 dari Valentino “.

Pada saat itu, kontroversi terjadi di antara keduanya, Valentino saat itu berulang kali menuduh Marquez sengaja menghalangi dia dalam balapan untuk mendukung Lorenzo. Sementara kemudian dalam kejadian lain, Marquez menuduh Rossi sengaja menjatuhkannya di Sepang.

Ducati Bagus dengan Rider Muda

Suppo kemudian melanjutkan membahas tentang Ducati: “Di Ducati, jika mereka memakai Marc atau tetap dengan Dovizioso, saya tidak melihat hal yang buruk ( sama baiknya). Namun Miller dan Bagnaia memiliki potensi besar. Ketika mereka mengambil pembalap mapan seperti Rossi dan Lorenzo mereka selalu bermasalah, sementara dengan pembalap muda mereka selalu lebih baik. “

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP 10):

  1. Diiringi Tangis Haru, Lahirnya Pahlawan Baru Jepang di MotoGP Qatar: Tetsuta Nagashima!
  2. Starting Grid MotoGP Qatar 2020 [Jika Tidak Dibatalkan]
  3. Jangan Pernah Anggap Remeh, Valentino Rossi Masih Bisa Podium di MotoGP 2020
  4. Superbike Vs MotoGP, Jonathan Rea Marah, Dorna Sebut WSBK Hanyalah Divisi Kedua!
  5. Pede Banget Samakan dengan Yamaha, Zarco Berujar Ducati Berpotesi Naik Podium
  6. Kebingungan Nih, Motor Tim Ducati Terjebak di Sirkuit Qatar, Siapa yang Mau Nolongin?
  7. Balapan MotoGP di Qatar Dibatalkan! Moto3 dan Moto2 Tetap Digelar
  8. Maverick Vinales Sesumbar: Bisa Memacu Motor Hingga Maksimal Kapan Pun Dia Mau!
  9. Akibat Virus Corona, Balapan MotoGP Ditunda 1 Bulan, Texas Menjadi Race Pertama Musim Ini!
  10. Ducati GP20 dengan Teknologi Variabel Geometri Sasis, Bisa Berubah Mirip Transformer !

Be the first to comment

Leave a Reply