Diiringi Tangis Haru, Lahirnya Pahlawan Baru Jepang di MotoGP Qatar: Tetsuta Nagashima!

Tetsuta Nagashima merupakan pembalap non-Eropa pertama yang memimpin kelas Moto2 sejak Tomizawa.

RiderTua.com – Tetsuta Nagashima dari Kalex menangis ketika dia memenangi GP pertamanya di Qatar. Dia mendedikasikan kemenangan perdananya itu untuk Shoya Tomizawa. Pembalap Red Bull KTM Ajo itu membuat kagum semua orang di edisi pembuka musim Moto2 2020 di Qatar. Performa yang menakjubkan dari pembalap Jepang itu dengan kecepatan balapan (race-pace) yang luar biasa, tidak membuat kesalahan di lap terakhir untuk meraih kemenangan MotoGP Qatar dalam karir yang penuh emosional. Diiringi tangis haru, lahirnya pahlawan baru Jepang di MotoGP Qatar: Tetsuta Nagashima…

Diiringi Tangis Haru, Lahirnya Pahlawan Baru Jepang di MotoGP Qatar: Tetsuta Nagashima

Tetsuta Nagashima memulai balapan dari posisi ke-14. Merangsek ke barisan depan dan menyerbu kemenangan GP pertamanya. Bahkan dia merasa tidak percaya.. “Apa yang saya rasakan? Saya tidak percaya ini seperti mimpi,” kata Tetsuta Nagashima….

Start dari posisi 14 dikarenakan dia membuat kesalahan saat babak kualifikasi.. “Kemarin saya membuat kesalahan kecil dalam kualifikasi, jadi posisi start saya katakanlah tidak sempurna. Pada awalnya saya harus memacu motor dengan sangat keras, saya hanya tidak memikirkan hal lain, hanya seperti binatang buas. Tahun lalu saya mendekati podium, tetapi saya tidak pernah mencapainya. Saya melupakan segalanya dan hanya ingat untuk memacu dan mendorong hingga batas: entah apakah saya menang atau jatuh”, kata pemenang Moto2 itu dengan senyum bahagia.

Iker Lekuona

Tim Aki Ajo sekali lagi memilih pembalap yang tepat ketika dia membawa Nagashima ke tim Red Bull KTM Ajo Moto2, karena Iker Lecuona dipromosikan ke kelas MotoGP. Pembalap Jepang berusia 27 tahun itu, yang sebenarnya di bawah kontrak dengan SAG untuk musim lain, Posisi terbaiknya adalah di Silverstone dan Belanda 2019 finis di posisi 5. Namun di Spielberg, dia sudah berada di posisi terdepan tahun lalu.

“Aku sudah mengenal Aki sejak tahun 2016 ketika aku membalap di timnya di ajang CEV. Saya mengenalnya dengan baik dan dia adalah spesialis untuk balapan. Tahun lalu saya dekat dengan podium dan sangat senang dengan tim. Pada akhirnya, saya memutuskan untuk menang. Aku sangat senang dengan Aki ” kata pendatang baru tim Ajo itu.

Shoya Tomizawa

Dekat dengan Mendiang Shoya Tomizawa

Seri Qatar adalah balapan ke-70 Nagashima selama karirnya di kejuaraan dunia. Di mana Shoya Tomizawa pernah juga memenangkan seri pembuka Qatar kelas Moto2 pada tahun 2010. “Saya berusia 17 ketika dia (Tomizawa) menang di sini dan saya menonton balapan itu di TV. Dia adalah pahlawan saya dan seperti saudara bagi saya,” …

Nagashima tampak terharu mengingat kembali Tomizawa, teman senegaranya, yang mengalami kecelakaan tragis di Grand Prix San Marino 2010. “Ketika saya mulai balapan pada usia tiga tahun, kami selalu bersama. Aku kenal dia sangat baik dan aku tahu keluarganya sangat baik. Saya selalu meniru dia, dari Mini GP (pocket bike) ke All Japan Championship, jadi kami berada di tim yang sama. Saya belajar banyak dari dia. Dia kemudian turun di Kejuaraan Dunia Sepeda Motor dan perasaan saya masih seolah-olah dia masih mengendarai motor MotoGP. Sangat sulit untuk dijelaskan, Shoya spesial bagi saya. Luar biasa saya menang di trek( Qatar) yang sama. Ini luar biasa, terima kasih kepada Shoya, sponsor saya dan tim saya”, katanya penuh haru.

Klasemen Rider Moto2 2020

Saat ini Nagashima adalah pemuncak klasemen Moto2 . Dan merupakan pembalap non-Eropa pertama yang memimpin kelas Moto2 sejak Tomizawa.

Hasil MotoGP Qatar 2020 Kelas Moto2:

  1. Nagashima, Kalex, 40’00.192.
  2. Baldassarri, Kalex, + 1.347 detik.
  3. Bastianini, Kalex, + 1.428.
  4. Roberts, Kalex, + 1.559.
  5. Gardner, Kalex, 1.901.
  6. Navarro, Speed ​​Up, + 2.381.
  7. Schrötter, Kalex, + 4.490.
  8. Canet, Speed ​​Up
  9. Vierge, Kalex
  10. Lüthi, Kalex
  11. Bendsneyder, NTS
  12. Bezzecchi, Kalex.
  13. Di Giannantonio, Speed ​​Up
  14. Dixon, Kalex
  15. Manzi, MV Agusta
  16. Raffin, NTS

Putaran MotoGP 2020 berikutnya masih belum jelas di tengah wabah virus corona yang sedang berlangsung. Dengan lebih banyak negara yang terjangkit wabah ini ada kemungkinan akan ditunda atau bahkan dibatalkan.
 
Referensi: motogp.com

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP 7):

  1. Kebingungan Nih, Motor Tim Ducati Terjebak di Sirkuit Qatar, Siapa yang Mau Nolongin?
  2. Balapan MotoGP di Qatar Dibatalkan! Moto3 dan Moto2 Tetap Digelar
  3. Maverick Vinales Sesumbar: Bisa Memacu Motor Hingga Maksimal Kapan Pun Dia Mau!
  4. Akibat Virus Corona, Balapan MotoGP Ditunda 1 Bulan, Texas Menjadi Race Pertama Musim Ini!
  5. Ducati GP20 dengan Teknologi Variabel Geometri Sasis, Bisa Berubah Mirip Transformer !
  6. Yamaha Tetap Kalah Top Speed, Rossi Usulkan Hanya Yamaha yang Boleh Pakai Holeshot
  7. DNA Motor Honda RC213V dan KTM RC-16 Serupa?

Be the first to comment

Leave a Reply