Ducati GP20 dengan Teknologi Variabel Geometri Sasis, Bisa Berubah Mirip Transformer !

Di Formula-1, tim Mercedes mulai menerapkan 'sistem kemudi poros ganda (dual axis steering system)' untuk memvariasikan konvergensi roda depan, sementara di MotoGP, Ducati menerapkan sasis dengan sistim "Variable Geometry"

RiderTua.com – Tim MotoGP yang bermarkas di Borgo Panigale ini selalu menyediakan ruang luas untuk inovasi.. Di musim balap 2020 Ducati tetap selangkah lebih maju dari tim lain dengan terobosan teknologi motor dengan “geometri sasis variabel”. Ducati GP20 dengan Teknologi Variabel Geometri Sasis, bisa berubah mirip Transformer !

Ducati GP20 dengan Teknologi Variabel Geometri Sasis, Bisa Berubah Mirip Transformer !

Geometri Sasis

Geometri motor yang dapat disesuaikan, itulah topik yang sedang digodok Ducati. Di Formula-1, tim Mercedes mulai menerapkan terobosan baru dengan mengubah roda kemudi menjadi ‘sistem kemudi poros ganda (dual axis steering system)’ untuk memvariasikan konvergensi roda depan, sementara di MotoGP, seperti yang sekarang dikaji oleh Ducati mereka menerapkan sasis dengan sistim “Variable Geometry”.

Selama tes baru-baru ini di Qatar, kita melihat dengan jelas betapa rendahnya bagian belakang Desmosedici, jauh lebih rendah daripada motor biasa yang sedang berakselerasi. Perhatikan saja seberapa rendah ‘sendok’ yang hampir menyentuh aspal itu…!

Ducati telah mengembangkan sistem yang disebut juga dengan “ride height adjuster ” yang bekerja dengan cara yang sama. Saat berakselerasi keluar dari tikungan, pembalap dapat menurunkan bagian belakang dan pusat gravitasi dengan tuas dan menyesuaikan ketinggian motor lebih rendah, yang mengurangi kecenderungan wheelie dengan menurunkan ketinggian motor. “Ini bekerja seperti launch control, tetapi tidak hanya di saat start tetapi setelah keluar disetiap tikungan. Tetapi Anda memiliki 19.000 opsi, ini rumit,” kata Jack Miller.

Dengan menurunkan motor menjadi lebih rendah akan menempatkan lebih banyak beban di belakang dan mengubah pusat gravitasi, yang menjamin cengkeraman lebih banyak dan memungkinkan mesin mentransfer lebih banyak power ke roda.

Tidak menutup kemungkinan motor balap Ducati beberapa tahun kedepan bisa berubah bentuknya, jika sedang melaju kencang.. Mirip transformer dong..

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP 7):

  1. Kawasaki Tantang Dorna: Ninja Superbike Diadu dengan Motor Prototipe MotoGP di Sirkuit!
  2. Livery atau Corak Warna Motor MotoGP Terbaik dan Terburuk 2020
  3. Daftar Top Speed MotoGP Qatar Day-1: Ducati Menggila, Suzuki Waspada!
  4. Lorenzo Lontarkan Kata-kata Pedas, Balas Tudingan Zarco!
  5. Setelah Tes Motor Baru, Espargaro Masuk ke Pit dengan Berlinang Air Mata
  6. Stok ‘Pembalap Juara’ Habis, Ducati Balik Kanan Bubar Jalan, Poles Pembalapnya Sendiri!
  7. Hasil Tes Qatar 2020 Day-1: Duo Suzuki Tercepat!

Be the first to comment

Leave a Reply