Shinichi Sahara: Marc Marquez Juga Manusia dan Bisa Membuat Kesalahan

Dia masih manusia, jika terus ditekan dia akan membuat kesalahan

RiderTua.com – Alex Rins kantongi dua kemenangan di MotoGP 2019, meskipun Suzuki GSX-RR 2019 tidak banyak alami evolusi besar-besaran. Hal ini membuat pembalap Spanyol itu yakin untuk memulai musim 2020 dengan harapan besar. Pabrikan Hamamatsu mengikuti jejak solusi Ducati dengan menggunakan spoiler di swingarm belakang, sebagai pendingin ban. Shinichi Sahara: Marc Marquez Juga Manusia dan Bisa Membuat Kesalahan

Shinichi Sahara: Marc Marquez Juga Manusia dan Bisa Membuat Kesalahan

Evolusi selanjutnya dengan penerapan rem ibu jari (Thumb Brake): “Pembalap kami pandai menerapkan rem kaki, tetapi kami akan segera mencobanya. ” kata Shinichi Sahara, Pemimpin Proyek MotoGP

Mesin yang Lebih Kuat

Suzuki juga memikirkan untuk menerapkan swingarm karbon, meskipun itu bukan prioritas dalam pengembangan. Tujuan lainnya yang penting adalah untuk menawarkan kedua pembalap mereka, Alex Rins dan Joan Mir mesin yang lebih kuat yang dapat dikelola seperti motor versi 2019. Alex Rins harus tampil bagus, mulai dari sesi kualifikasi, hingga balapan Minggu.

“Saya pikir kami sudah pasti memperoleh kemampuan untuk bersaing di kejuaraan, hal ini membawa kemenangan di Silverstone. Di sisi lain, dalam hal stabilitas, kami masih harus meningkatkannya, baik pembalap dan motor”.

Di Assen Rins mungkin akan menang jika dia tidak jatuh. Seri Sachsenring dia akan menaklukkan podium jika dia tidak jatuh. Jadi masih ada ruang untuk perbaikan, kata orang Jepang itu

Setelah kemenangan Silverstone, Alex Rins tidak bersinar lagi, itulah sebabnya, peringkat 3 dunia lepas dari tangannya… “Salah satu alasan kami berjuang adalah bahwa pabrikan dan pembalap lain yang tidak dalam kondisi prima telah kembali ke tingkat persaingan mereka. Terutama Yamaha”

Marc Bisa Buat Kesalahan Jika Ditekan

Masalah kedua, ketika kita start dari baris ketiga atau keempat, kita membuang waktu untuk kembali ke posisi semula. Ini mungkin mempengaruhi hasil pengembangan motor. “Mimpinya adalah mencoba memenangkan gelar dunia. Tetapi bagaimana Anda bisa mengalahkan Marc Marquez?” Dia masih manusia, jika Anda terus menekan dia akan membuat kesalahan “. kata Shinichi Sahara ..

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP7):

  1. Kenapa Motor dengan Mesin V-4 Lebih Cepat daripada Inline-4 di MotoGP?
  2. Filosofi Nan Cerdik dari Ducati: Dari MotoGP ke WSBK dan Motor Produksinya
  3. Bagus Rem Nissin atau Brembo?
  4. Video Raungan Mesin Honda CBR1000RR-R SP, Pesaing Nyata Ducati Panigale V4-R
  5. Formasi Skuad Terkuat MotoGP 2020 adalah Yamaha?
  6. Merunut Jejak Evolusi Yamaha M1 2020 Valentino Rossi
  7. Evolusi Motor Ducati dari GP19 ke GP20: Untuk Jaga Rahasia,Versi Final Akan Terlihat di Qatar

Be the first to comment

Leave a Reply