Bagaimana Nasib Ducati Jika ‘Jantung’ Tim Merah Itu Dicopot dan Dipasang di Tim KTM ?

RiderTua.com – Di MotoGP seorang Gigi Dall’Igna ibarat jantungnya tim Merah Italia itu. Dall’Igna lah orang yang mengubah nasib Ducati sejak kedatangannya dari Aprilia pada akhir 2013. Ada desas-desus bahwa Gigi sendiri mungkin menjadi target bagi merek lain.. KTM. Bagaimana nasib Ducati jika ‘Jantung’ Tim Merah itu dicopot dan dipasang di tim KTM ?

Bagaimana Nasib Ducati Jika ‘Jantung’ Tim Merah Itu Dicopot dan Dipasang di Tim KTM ?

Perjalanan Gigi Dall’Igna di MotoGP

Gigi Dall’Igna hengkang dari Aprilia dan menjadi General Manager untuk Ducati Corse dan menjalankan proyek Desmosedici yang ambisius.. Saat di Aprilia Dall’Igna bertanggung jawab dalam pengembangan mesin 2 tak 125cc, 250cc, 500cc dan superbike dua silinder bekerja sama dengan Rotax dan Cosworth.

Setelah sukses besar dengan gelar pembalap dan konstruktor di kelas 125 dan 250, Dall’Igna fokus pada pengembangan motor MotoGP, Cube. Namun karena masalah dana membuat Dall’Igna frustrasi. Lalu dia pindah ke tim balap Derbi (Spanyol) di kelas 125cc. Di sana dia bekerjasama dengan Jorge Lorenzo..

Bertemu Aprilia Lagi

Ketika indukan merk otomotif Piaggio membeli Aprilia mereka menggabungkan departemen balap Derbi, Gilera, dan Aprilia dalam satu atap. Dall’Igna sempat menjabat sebagai Direktur Aprilia Racing dan Sport.

Namun setelah karirnya memuncak di Aprilia Gigi Dall’Igna justru menerima tawaran Ducati. Dan hingga kini Dall’Igna menjadi sosok paling penting di Ducati MotoGP.

Terobosan teknologi Gigi Dall’Igna di Ducati sering diikuti oleh tim-tim lain di MotoGP. Sebut saja sektor aerodinamika yang muncul akibat tenaga besar mesin 1000cc.. Mungkin setelah berkarir di Aprilia dan Ducati, dia ingin mencoba membenahi KTM, tim asal Austria itu..?

Gigi DallIgna

Jadi Bagaimana Nasib Dall’Igna Sendiri?

Dilansir media crash.net(12/11), Dall’Igna menjawab: “Saya hanya seorang karyawan Ducati, jadi saya tidak memiliki syarat-syarat yang sama dengan pembalap dalam kontrak saya. Jujur, saat ini aku benar-benar senang dengan situasi di Ducati. Aku nyaman dengan rekan-rekanku, jadi mengapa berubah?” katanya.

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP7):

  1. Metamorfosa Gaya Balap Rossi, Pembalap 40 Tahun Melawan Anak Muda 20 Tahun !
  2. Balik Kucing: Lorenzo Tetap di Honda 2020, Crutchlow Tidak Pensiun, Zarco Balik ke Yamaha?
  3. Obsesi Rossi: Mesin Yamaha M1 2020 Versi-3 Powerfull dan Mudah Dikendalikan !
  4. Marquez Pindah Tim: Honda Harus Memenuhi Permintaannya, Jika Tidak?
  5. Kenapa Marquez ‘Takut’ dengan Pembalap Yamaha?
  6. Asap Putih Keluar dari Swingarm RC213V Marquez, Gas Nitrogen atau Debu?
  7. Valentino Rossi: Cornering Speed Yamaha Tak Berkutik Lawan Top Speed Ducati!

Be the first to comment

Leave a Reply