Obsesi Rossi: Mesin Yamaha M1 2020 Versi-3 Powerfull dan Mudah Dikendalikan !

RiderTua.com – Seri penutup MotoGP Valencia bagi Yamaha merupakan pondasi awal untuk memastikan kembalinya daya saing M1 2020. Mereka akan membawa spesifikasi mesin M1 versi ke-3. Yamaha selalu kalah bersaing karena kurangnya kecepatan tertinggi (Top Speed). Dan akan sulit jika mengejar lawan untuk menyalip dengan M1 saat ini. Obsesi Rossi: Mesin Yamaha M1 2020 Versi-3 Powerfull dan mudah dikendalikan !

Obsesi Rossi: Mesin Yamaha M1 2020 Versi-3 Powerfull dan Mudah Dikendalikan !

Teknisi Iwata sudah mengerjakan spesifikasi mesin baru M1 untuk beberapa waktu:

  1. Dalam tes musim panas Brno M1 versi pertama muncul melakukan debut tidak resmi-nya, meminta sedikit pendapat dari Valentino Rossi.
  2. Kemudian di tes di Misano muncul mesin spesifikasi M1 versi kedua: feeling yang lebih baik namun belum sesuai dengan keinginan pembalap.
  3. Di Valencia Yamaha infonya akan mendapatkan spesifikasi M1 versi ketiga yang diharapkan disuntikkan power lebih besar untuk mesin inline empat silinder yang terbaik mereka.

Powerfull dan Mudah Dikendalikan

Bagaimana harapan Rossi dengan mesin versi ketiga M1: “Bahkan Yamaha, seperti pabrikan lain, mampu membangun mesin yang kuat. Tapi masalahnya adalah bahwa kita membutuhkan power yang stabil pada motor. Kita membutuhkan banyak power, tetapi motor juga harus mudah dikendalikan, sangat sulit.” kata juara dunia sembilan kali itu.

Kasus Honda menunjukkan bahwa mereka menciptakan mesin yang terlalu agresif yang dapat menciptakan banyak masalah dalam pengendalian (driveability), terutama saat menikung. Tapi teknisi Yamaha berinvestasi lebih banyak, di departemen elektroniknya dan seterusnya. “Butuh banyak insinyur, waktu dan uang,” kata Valentino Rossi.

Butuh Waktu dan Dana Lebih

Honda dan Ducati telah mengambil langkah besar ke depan dalam hal mesin, mungkin Yamaha perlu waktu. Tetapi Yamaha dapat melakukan segalanya karena pabrikan besar dan memiliki anggaran yang besar. Itu tergantung apa yang akan dilakukan Yamaha, tim Jepang itu menurut Rossi sepertinya menyadari bahwa tim perlu menjadi lebih kuat lagi.

Setelah jeda empat tahun ada keinginan untuk kembali ke puncak MotoGP. Untuk melakukan ini tim perlu sumber daya keuangan yang memadai dan Yamaha Jepang melakukan yang terbaik untuk ini. Waktu untuk menjembatani kesenjangan antara Honda dan Ducati mungkin tidak cukup dari mulai tes seri Valencia hingga awal Kejuaraan Dunia 2020. Lawan tidak hanya menonton, tetapi ada sesuatu yang berubah di tim sejak liburan musim panas 2019.

“Situasinya berbeda sekarang dan ada suasana hati yang positif, karena tim Yamaha memiliki insinyur muda yang bekerja keras. Saya pikir kita perlu waktu, tetapi kami berharap kami bisa menjadi lebih kompetitif. ” pungkas Valentino Rossi.

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP7):

  1. Marquez Pindah Tim: Honda Harus Memenuhi Permintaannya, Jika Tidak?
  2. Ingat Pesan ‘Papa’ Doohan: Hancurkan Lawan di Trek, Jauhi Mikrofon !
  3. Transfer 2021: Rossi Mesin Penjualan Yamaha Tiada Banding, Vinales ke Ducati-Honda-Suzuki?
  4. Asap Putih Keluar dari Swingarm RC213V Marquez, Gas Nitrogen atau Debu?
  5. Gabung Tim Resmi Yamaha Ibarat ‘Hadiah Beracun’ bagi Quartararo, Jangan Tergoda!
  6. Ketika Sihir Tipuan Marquez Gagal dan Berakhir di Aspal !
  7. Iker Lecuona: Super-Rookie Jelmaan Casey Stoner dan Anti-Marquez, Waspadalah !

1 Comment

Leave a Reply