Toyota Belum Pertimbangkan Ekspor untuk Calya

RiderTua.com – Toyota Astra Motor (TAM) selalu rajin mengekspor mobil ke negara lain. Beberapa diantaranya terkirim dalam jumlah yang besar. Seperti salah satunya LMPV Avanza dan SUV Fortuner. Toyota belum pertimbangkan ekspor untuk Calya.

Baca juga: Ada Toyota Calya Facelift, Bagaimana dengan Avanza ?

Toyota Belum Pertimbangkan Ekspor untuk Calya

Tapi sepertinya masih ada yang kurang dari ekspor ini. Salah satu mobil yang tidak diekspor ke negara lain adalah Calya.

Padahal LCGC 7-seater ini meraih sukses besar di segmennya dan di pasar otomotif Tanah Air. Tercatat sudah ada sekitar 215 ribu unit yang dimiliki oleh konsumen. Lalu kalau laris manis, mengapa TAM tidak mengekspornya?

Alasannya, belum ada negara yang dinilai membutuhkan mobil seperti Calya. TAM harus melihat apakah negara tersebut memiliki permintaan terhadap mobil sejenis LCGC atau tidak. Jika ada yang membutuhkan MPV 7-seater dengan harga terjangkau (jenis model Calya akan berubah jika diekspor), Toyota bisa mempertimbangkannya.

Soal fitur, sekali lagi Toyota harus melihat kebutuhan pasar negara tujuan. Apakah akan ada tambahan fitur atau tidak, semua tergantung dari permintaan konsumen luar negeri.

Calya Facelift diketahui sudah menyematkan beragam fitur baru. Antara lain lampu depan LED, spion elektrik, head unit layar sentuh, dan tombol pengaturan hiburan pada setir kemudi. Tapi dengan semua fitur ini membuat harga Calya naik hingga Rp 2 juta.

Referensi: Kompas.com (17/09/2019)

Be the first to comment

Leave a Reply