Valentino Rossi Usulkan Pembalap MotoGP Membuat Grup WhatsApp, Untuk Apa ?

RiderTua MotoGP – Valentino Rossi usulkan pembalap MotoGP membuat grup WhatsApp. Musim 2018 MotoGP ada peristiwa yang membuat kita semua kecewa yaitu pembatalan seri MotoGP Silverstone. Balapan ditiadakan akibat kondisi lintasan terguyur hujan dan berbahaya menurut komisi keselamatan. Dan tentunya ada peristiwa “Unjuk Rasa” dari para pembalap menyikapi keputusan panitia yang lamban. Valentino Rossi mempunyai usulan jika nantinya ada hal serupa di kemudian hari. …

Pembatalan Silverstone telah membuka fakta bahwa di MotoGP ada kesenjangan komunikasi yang terlihat sepele. Dan tidak dapat diterima akal untuk olahraga balap motor tingkat tinggi. Poin yang dikritik di sini adalah pertemuan yang menghebohkan saat awal untuk memutuskan membatalkan balapan hari Minggu. Sebuah pertemuan penting yang tidak dihadiri oleh beberapa pembalap. Salah satunya Andrea Dovizioso yang tidak diberitahu tentang pertemuan ini. Dia tahunya dari dari manajer tim Ducati, Davide Tardozzi. Banyak pembalap yang hanya melihat rekannya dan Komisi Keamanan di televisi. Prosedur yang tidak biasa untuk mengambil salah satu keputusan paling rumit musim MotoGP 2018.

Memang setiap Jumat malam di akhir pekan lomba, Komisi Keselamatan bertemu semua pembalap untuk membahas topik keselamatan. Banyak pembalap berpartisipasi, meskipun kehadiran tidak wajib.

Valentino Rossi Usulkan Pembalap MotoGP Membuat Grup WhatsApp

Menyikapi hal ini Valentino Rossi memiliki ide agar komunikasi setiap pembalap bagus. “Saya pikir Komisi Keselamatan adalah asosiasi pembalap modern. Kita semua berbicara tentang masalah keamanan dan banyak pembalap akan menghadiri pertemuan, itu bagus.”

Tetapi di Silverstone terjadi kekacauan komunikasi, jika ada pembalap yang tahu itu pun dari mulut ke mulut. Dan ada beberapa pembalap terlewatkan….Agar tidak terjadi lagi Valentino Rossi mengusulkan sebuah solusi. “Pihak penyelenggara Silverstone tentu saja kurang bagus. Beberapa pembalap mengetahuinya dan mereka hadir ( dalam pertemuan itu), yang lain tidak tahu apa-apa. Seharusnya mudah untuk mengatur dengan lebih baik sehingga semua orang akan bertemu lagi lain kali. Saya pikir kita harus membuat grup WhatsApp “. Piye lur nek ngene iki setuju pora we..?

(paddock-gp.com, 13/01/19)

1 Comment

Leave a Reply