Melihat Prediksi Pasar Mobil Mewah di Indonesia



RiderTua Mobil – Akhir-akhir ini, pasar mobil mewah menunjukkan pelemahan pada kuartal keempat tahun 2018. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab situasi ini. Salah satunya yaitu naik turunnya kurs dolar AS yang berdampak pada negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Melihat prediksi pasar mobil mewah di Indonesia.

Baca juga: Pajak Naik Jualan Mobil Mewah di Indonesia Semakin Sulit
lamborghini-huracan-performante
(Foto : Autoblog) lamborghini-huracan-performante

Menurun Lagi?

Selain kurs dolar, kenaikan Pajak Penghasilan (PPh) juga menjadi penyebabnya. Pada pasal 22 kategori barang mewah, terjadi kenaikan dari 7,5 persen menjadi 10 persen. Lalu kemungkinan lain yaitu penahanan sementara Tanda Pendaftaran Tipe (TPT) jenis kendaraan mewah dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Tentu ini membuat penjual mobil mewah semakin sulit menjual mobilnya di Indonesia. Seperti yang terjadi pada Prestige Image Motorcars, yang mengalami kesulitan saat TPT impor tidak bisa dikeluarkan. Apa akibat dari keputusan ini?

(Foto: Tribunnews)

Jika TPT impor ditahan, maka mobil mewah yang sudah ada di Indonesia tak bisa didaftarkan BBN (Bea Balik Nama). Konsumen tak bisa membelinya secara on-the-road, kalaupun bisa membeli off-the-road maka mobil tidak bisa dipakai karena tidak ada STNK. Jika keadaan ini tetap seperti ini, maka importir dan calon konsumen akan berpikir dua kali untuk membeli mobil mewah bermesin diatas 3.000 cc.

Pembatasan TPT impor ini dilakukan untuk mengendalikan barang impor. Memang selama ini nilai ekspor lebih kecil daripada impor. Inilah yang membuat pemerintah Indonesia berusaha menaikkan angka ekspor dan menurunkan impor. Entah bagaimana nasib pasar mobil mewah dengan adanya pembatasan seperti ini.

 

Be the first to comment

Leave a Reply