Mitsubishi Tepis Anggapan Penggerak Roda Depan Tidak Kuat



(Foto: Indonesia International Motor Show)

RiderTua Mobil – Perdebatan mengenai penggerak mana yang paling kuat masih terus berlanjut. Seperti anggapan penggerak roda depan (front-wheel drive) tidaklah sekuat penggerak roda belakang (rear-wheel drive) terus jadi perdebatan di Indonesia. Tapi apa itu memang benar ?Mitsubishi tepis anggapan penggerak roda depan tidak kuat.

Baca juga: Dilema Penggerak Roda Depan dan Belakang di Segmen LMPV

Tepis Anggapan

Selama ini konsumen Indonesia terkadang masih meragukan sistem penggerak roda depan. Karena selama ini yang paling eksis dipakai oleh produsen mobil adalah penggerak roda belakang. Yang paling banyak dipertanyakan yaitu penggerak roda depan tidak sekuat penggerak roda belakang. Karena itulah Mitsubishi ingin membuktikan kalau sebenarnya anggapan tersebut tidaklah benar.

Untuk membuktikan kalau penggerak roda depan kuat untuk menarik beban berat, produsen berlogo tiga berlian ini membawa LMPV Xpander pada tes tarik beban. Saat itu kontainer yang ditarik seberat 24 ton yang berisi 5 unit Xpander dan ditarik sejauh 200 m. Ternyata tak ada masalah yang terjadi saat tes berlangsung .dan setelah menarik beban tersebut.

Kemudian pada pameran IIMS 2018 lalu, Mitsubishi menawarkan test ride Xpander. Salah satu rintangannya adalah skybridge dengan kemiringan 30 derajat yang tajam. Disini Mitsubishi membuktikan dan mematahkan anggapan jika Xpander tak kuat menanjak. Lalu, pada event khusus bertajuk ‘Xpander Tons of Real Happiness’, LMPV ini menarik komidi putar seberat 1,2 ton. Namun lagi-lagi tak ada masalah yang terjadi.

Lalu jika kondisi mobil penuh dengan penumpang dan barang bawaan tentu tidak masalah juga bukan ? Jadi tak ada alasan lagi kalau penggerak roda depan tidak sekuat penggerak roda belakang. Memang ada kasus dimana mobil penggerak roda depan tidak kuat saat di tanjakan, entah apakah itu kurangnya skill pengemudi itu atau karena faktor lain. Jadi bagaimana menurut anda ?Pilih mobil penggerak depan atau belakang ?

(Foto: News.Okezone.com)



3 Comments

  1. saya pernah lihat nissan, ada tanjakan menikung terus datar, tidak kuat naik spin, malah mundur motor di belakang nya ke lindes

  2. Ya iyalah bisa, lha wong tanjakannya pendek, treknya menggigit lagi. Coba test nanjak di jalan asli, diisi penumpang full + cargo, trus tanjakannya diperpanjang, trus treknya diguyur air (seperti kondisi hujan), apa masih bisa nanjak?

Leave a Reply