Ducati Sebenarnya Lebih Inginkan Oliveira Dibanding Alex Marquez di Gresini?

Gresini Racing MotoGP RiderTua.com – Secara ‘rapor’ Oliveira (menang 4 kali) lebih baik dari Alex Marquez yang belum pernah menang seri.. Namun Miguel Oliveira batal ke Ducati Gresini, hal itu sedikit mengejutkan karena bos Ducati Corse, Gigi Dall’Igna dan Paolo Ciabatti yang lebih menginginkan untuk menghadirkan pemenang empat kali MotoGP Miguel Oliveira sebagai penerus Bastianini. Namun sekali lagi semua keputusan akhir ada di Gresini, bukan Ducati..  Memang Ducati sudah mengantar Oliveira ke garasi Gresini, namun saat itu belum ada pembicaraan kontrak.. Sementara Gresini dan Ducati masih berdiskusi tentang siapa yang akan membayar Oliveira (Bestia saat ini juga digaji oleh pabrikan Ducati bukan Gresini), ternyata Aprilia lebih cepat duluan mengontrak dan ditempatkan di RNF (infonya yang menggaji Oliveira pabrikan Aprilia langsung bukan RNF)..

Ditambah mahar yang diberikan Estrella Galicia 0.0 (sponsor Alex Marquez) kepada Gresini yang dikabarkan mencapai 1 juta euro (Rp 15 miliar), ternyata juga memiliki kekuatan persuasif tertentu dalam kesepakatan Alex Marquez.

Selama 7 tahun (3 tahun di antaranya di Moto2) Miguel Oliveira bersama KTM. Untuk musim 2023, posisinya di tim Red Bull KTM MotoGP digantikan Jack Miller. Kemudian pabrikan asal Austria itu menawarkan solusi bagi rider asal Portugal itu untuk kembali ke tim satelit Tech3. Namun dia dengan tegas menolaknya. Ayahnya sekaligus manajernya Paulo Oliveira sempat melakukan pembicaraan dengan Gresini-Ducati, namun mereka menolaknya. Mengapa? Enea Bastianini diberi kesempatan lebih baik oleh Ducati Corse untuk menggantikan Jack Miller, untuk menjadi pembalap kedua di Ducati-Lenovo disamping Pecco Bagnaia. Kemudian, seperti tahun 2022 dan 2021, Jorge Martin dan Johann Zarco akan tetap di tim Pramac-Ducati.

Gresini Terlambat Merekrut Miguel Oliveira?

Saat ini rencananya hanya tim Lenovo dan Pramac yang akan dipasok dengan mesin pabrikan GP23 di musim mendatang. Model GP22 akan disewakan untuk 4 pembalap Ducati yang tersisa. Luca Marini dan Marco Bezzecchi akan terus mengendarai mesin Desmosedici di tim Mooney VR46. Di Gresini Racing, Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio dihadirkan sebagai duo pembalap tahun depan.

Direktur olahraga Ducati Paolo Ciabatti mengatakan, “Ya, kami melakukan pembicaraan dengan Oliveira dan juga Raul Fernandez. Situasi dengan Oliveira terlihat positif, tetapi pada titik tertentu kami membutuhkan persetujuan Gresini Racing karena ini adalah tim satelit. Kami membayar gaji pembalap untuk Bastianini di sana tahun ini karena situasi khusus, karena dia terikat kontrak dengan kami. Tetapi pada prinsipnya kami ingin membayar pembalap di Lenovo dan Pramac.”

“Tim klien berkonsultasi dengan kami tetapi mereka membuat pilihan pembalap sendiri. Karena secara finansial kami tidak dapat mendukung kedelapan pembalap MotoGP. Itu sebabnya kami dan Gresini butuh waktu untuk mencapai kesepakatan dengan Oliveira. Sementara itu, Aprilia telah menandatangani kesepakatan dengan tim RNF Razlan Razali. Mereka membuat tawaran yang bagus kepada Oliveira dan dia memutuskan untuk menerimanya. Itu bisa dimaklumi, karena kami belum siap pada waktunya untuk menawarkan kesepakatan bersama dengan Gresini,” imbuh bos asal Italia itu.

Di saat yang sama, ternyata situasi kontrak Raul Fernandez sangat pelik karena KTM belum melepasnya. Pabrikan asal Austria itu dikatakan menuntut 1 juta euro (Rp 15 miliar) karena rider berusia 21 tahun itu mempunyai kontrak hingga 2023.

Ciabatti menambahkan, “Kemudian Gresini Racing mempunyai kesempatan bernegosiasi dengan Alex Marquez. Dalam negosiasi langsung dengan tim, kedua pihak merasa nyaman. Dan kami pikir Alex bisa tampil lebih baik di Gresini dengan Ducati ketimbang di motornya saat ini (Honda).”

Ciabatti melanjutkan, “Memang benar, saya berbicara dengan Miguel Oliveira dan ayahnya Paulo di truk Gresini di GP Barcelona. Kami berbicara tentang kemungkinan pindah ke Ducati. Tapi kami tidak pernah berbicara tentang kontrak atau gajinya. Kami tahu kondisi Oliveira, tapi kami harus mendapat persetujuan Gresini. Tentu saja Oliveira adalah pembalap super cepat, seperti yang ditunjukkan dengan 4 kemenangan balapnya.”

“Tapi kita tidak sendirian di dunia ini. Saat kami sedang mencari kesepakatan dengan Gresini untuk bisa membayar gaji Oliveira, Aprilia bertindak lebih cepat. Dia mendapat kontrak di sana langsung dengan pabrikan. Karena tidak ingin pindah ke tim Tech3 KTM dan pada saat yang sama tidak ingin tanpa pekerjaan untuk 2023, Miguel memutuskan pindah ke Aprilia,” ujar Ciabatti.

“Aprilia sangat kompetitif. Jika kita melihat apa yang dilakukan Aleix Espargaro dan Vinales di Aprilia, maka Miguel akan berpikir dia bisa melakukannya dengan baik atau bahkan lebih baik. Ini masalah waktu, mengapa kesepakatan tidak berhasil dengannya,” pungkas Direktur Olahraga Ducati itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: