Miguel Oliveira: Aprilia Lebih Stabil dari Ducati, Masa Sih?

Red Bull KTM Factory Racing RiderTua.com – Miguel Oliveira start dari posisi ke-13 di grid dengan KTM RC-16 dan berhasil finis di tempat ke-6. “Tapi kami membutuhkan motor yang lebih baik untuk kualifikasi,” tuntutnya. Menjelang garis finis, Oliveira berhasil menyalip Aleix Espargaro. Apa yang dia perhatikan tentang motor Aprilia yang ditunggangi Aleix? (BTW, Oliveira akan menggunkan motor ini tahun depan). “Sulit untuk mengatakannya karena pembalapnya sangat berbeda. Aprilia bagus di tikungan, itu sudah pasti. Dan dia memiliki kecepatan yang luar biasa. Namun, dalam kondisi balap, perbedaan antara motor lebih seimbang ketimbang dalam satu lap. Ada banyak motor dengan kecepatan yang sangat mirip. Aprilia terlihat seperti motor yang sempurna, mungkin sedikit lebih stabil ketimbang Ducati,” tegas rider asal Portugal itu.

Miguel Oliveira: Aprilia Lebih Stabil dari Ducati

Dengan finis di tempat ke-6m, pembalap Red Bull KTM itu berhasil memenuhi target yang telah dia tetapkan sendiri setelah start ke-13. Dia sangat dekat ke 5 besar. Dan dia berhasil menjaga rekan setimnya Brad Binder tetap terkendali. Miguel Oliveira itu masih berada di peringkat 10 di Klasemen Pembalap.

Oliveira mengatakan, “Itu adalah balapan yang bagus, kami menjalani akhir pekan yang kuat secara keseluruhan. Seperti yang kami duga kemarin, ini adalah posisi yang bisa kami perjuangkan. Tepat sebelum akhir, saya yakin bahwa kami bisa melakukan lebih baik jika kami tidak start dari posisi ke-13 di grid. Sesi kualifikasi kami masih merupakan faktor yang sangat mempengaruhi hasil kami. Tapi saya senang dengan tempat ke-6. Ini adalah awal yang baik untuk paruh kedua musim ini. Saya harap kami mendapatkan beberapa hasil seperti ini lagi.”

“Saya pikir kunci suksesnya adalah kami mencoba ban belakang hard saat pemanasan. Sampai saat itu kami masih ragu dengan pilihan ban. Kami tahu senyawa ini bekerja dengan baik untuk kami, tetapi terlalu dingin di sisi sebelah kiri. Itu sebabnya kami tidak memperhitungkannya dalam latihan, tetapi tim saya dengan kepala kru Paul Trevathan melakukan pekerjaan dengan baik,” imbuhnya.

Putra Paulo Oliveira itu menambahkan, “Mereka memberi saya semua informasi dan kemudian menyerahkan keputusan kepada saya. Saya berkata, ‘Saya tidak akan rugi apa-apa, jadi saya akan memilih kompon hard’. Sebagian besar Ducati juga menggunakannya. Kami pikir jika kami punya gaya balap yang serupa, pilihan ban ini bisa bekerja dengan baik. Dan saat-saat indah saya selama beberapa lap terakhir adalah hasil dari keputusan itu. Aku senang, yes.”

Di mana peringkat KTM saat ini di antara 6 pabrikan? “Sulit dikatakan. Kami membutuhkan motor yang lebih baik untuk kualifikasi. Itu 100 persen benar. Motor kami cukup bagus dalam balapan,” pungkas Oliveira.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: