Kapan ‘Shortcut’ di MotoGP Mendapat Pinalti?

MotoGP RiderTua.com – Musim ini, Panel Stewards FIM MotoGP banyak menjatuhkan hukuman karena pembalap melanggar track limit. Namun melakukan ‘shortcut’ (jalan pintas atau melewatkan tikungan) juga menjadi alasan umum untuk mendapatkan ganjaran hukuman di kelas utama. Siapa pun yang mengambil apa yang disebut ‘shortcut’ dalam balapan, dalam kondisi tertentu, akan dihukum oleh Panel Stewards FIM. Kemudian, pembalap biasanya harus menyelesaikan satu kali long lap penalti sehingga kehilangan beberapa detik atau tergantung pada trek.

Aturan untuk penalti setelah mengambil ‘shortcut’ atau melewatkan tikungan didefinisikan dengan jelas. Race Director MotoGP Mike Webb menjelaskan prosedurnya, “Sebuah ‘shortcut’ adalah tempat tertentu di trek balap di mana pembalap dapat mempersingkat trek dan menjadi lebih cepat sebagai hasilnya. Hanya ada enam trek di kalender balap saat ini di mana seorang pembalap dapat mengambil ‘shortcut’ di tikungan tertentu.”

Antara lain, chicanes di Le Mans dan Assen termasuk dalam bagian ini, dan di Barcelona juga ada antara tikungan 1 dan 2. “Ketika kami balapan ke sirkuit ini, kami berdiskusi dengan pembalap dan tim sebelum race di mana letak sektor yang memungkinkan adanya ‘shortcut’. Di sektor ini ada loop yang mengukur waktu mulai dari awal hingga akhir bagian dan loop deteksi di tikungan di mana jalan pintas dimungkinkan,” ujar Webb.

“Loop deteksi ini menunjukkan kepada kita, apakah seseorang telah meninggalkan trek pada saat ini. Aturan untuk ini adalah bahwa pembalap harus setidaknya 1 detik lebih lambat dari waktu sektor ‘normalnya’,” kata direktur balap yang berpengalaman itu.

“Waktu sektor ‘normal’ berarti waktu rata-rata dalam balapan, bukan lap pertama atau lap di mana kondisi telah banyak berubah. Kami memberikan waktu yang cukup kepada para pembalap, untuk mengembalikan waktu yang mereka dapatkan karena kami tidak menempatkan waktu tepat setelah ‘shortcut’,” lanjut mantan pembalap sekaligus kepala kru Yamaha itu.

“Jika pembalap kehilangan setidaknya 1 detik melalui manuver, maka tidak ada penalti. Namun, jika mereka kalah kurang dari 1 detik dari waktu ‘normal’, long lap penalti adalah hukuman standar,” pungkas Webb.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page