Mitsubishi Mulai Garap All New Triton?

MITSUBISHI RiderTua.com – Mitsubishi Triton sudah cukup lama hadir di pasar pikap double cabin di seluruh dunia. Tapi sudah saatnya bagi model ini untuk mendapatkan model generasi terbarunya. Belakangan ini Mitsubishi disebut sudah memulai pengembangan Triton generasi keenam. Bahkan model kamuflasenya sudah terlihat melakukan tes jalan.

Baca juga: Mitsubishi L300 Colt yang Kini Dirakit di Filipina

Mitsubishi Memulai Pengembangan Triton Generasi Ke-6

Triton sendiri sudah pernah mendapatkan penyegaran dalam bentuk facelift, walau modelnya ini dirilis tahun 2019 lalu. Sejak saat itu, mobil bongsor ini tidak mendapat penyegaran lainnya, bahkan minor change sekalipun. Sehingga ini sudah menjadi tanda-tanda kalau Triton sudah waktunya untuk dirombak total.

Mitsubishi diketahui sudah menguji model ini di luar negeri, dan dari detailnya Triton bakal mendapat ubahan cukup drastis. Dari fascia-nya bisa terlihat desain dynamic shield ala Pajero Sport yang sudah tidak terlihat lagi. Malah dari bentuk tampangnya seakan mengingatkan pada Outlander generasi terbaru.

(Mitsubishi Motors)

Lebih Sporty

Memang kesan dynamic shield ala Pajero Sport sudah dihilangkan, tapi ini malah membuat modelnya terlihat lebih gagah. Jelas sebagai mobil pikap double cabin, Triton didesain agar mampu menerobos berbagai rintangan jalan yang beragam. Entah itu jalanan aspal biasa maupun jalan berbatu dan berlumpur.

Memang tidak banyak yang diketahui dari model generasi terbaru Triton untuk sekarang. Tapi jika perkiraannya tidak meleset, Mitsubishi akan merilisnya setidaknya pada tahun ini juga. Model ini kemungkinan juga akan membawa sejumlah ubahan lainnya, termasuk fitur dan mesin baru.

Apapun itu, Triton generasi keenam layak dinanti kehadirannya di pasar global. Mungkin Indonesia juga bisa ikut kebagian, mengingat model ini cukup diandalkan disini.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page