Data Statistik: Kesuksesan Honda di Sachsenring Tidak Ada Duanya

RiderTua.com – GP Jerman musim ini adalah untuk yang ke-83 kalinya, dan yang ke-24 di sirkuit Sachsenring yang baru. Kedigdayaan Honda di Sachsenring tiada tanding dan kali ini mungkin harus ‘berpuasa’. Lintasan ini hanya sepanjang 3,671 km dan salah satu trek yang berjalan berlawanan arah jarum jam sama seperti Austin, Aragon, Phillip Island, dan Valencia. Pada tahun 1952, balapan pertama di Jerman digelar di sirkuit Solitude dan dihadiri lebih dari 400.000 penonton. Tahun 1961 balapan di Jerman Timur pertama digelar di Sachsenring, saat itu masih di sirkuit jalanan sepanjang 8,7 km. Hingga 1972, balapan selalu digelar di Sachsenring. Sebelum para pembalap MotoGP berlaga di ‘Liqui Moly Grand Prix Jerman’ pada akhir pekan ini, ada beberapa statistik menarik dari balapan yang digelar di sirkuit yang mempunyai 10 tikungan kiri dan hanya 3 tikungan kanan itu (kesukaan Marquez).

Data Statistik: Kesuksesan Honda di Sachsenring Tidak Ada Duanya

Selain Solitude dan Sachsenring, ada 3 sirkuit lain telah menjadi tuan rumah event balap selama bertahun-tahun yakni Schotten, Hockenheimring dan Nurburgring.

Honda adalah pabrikan tersukses di Sachsenring dengan membukukan 17 kemenangan sejak tahun 1998. 11 kemenangan terakhir diraih oleh para pembalap Honda, 9 di antaranya diraih oleh Marc Marquez.

Kemenangan terakhir Yamaha di Hohenstein-Ernstthal ditorehkan Valentino Rossi pada 2009. Total ada 4 kemenangan untuk pabrikan berlogo garpu tala itu yakni 2 kemenangan oleh Rossi dan 2 oleh Max Biaggi.

Sementara itu, Ducati satu kali menang di Sachsenring. Casey Stoner yang tak tersentuh melaju mulai dari pole position menuju kemenangan pada 2007. Podium terakhir Ducati di trek Saxony diraih oleh dari Andrea Dovizioso (finis ke-3) pada 2016.

Hasil terbaik Suzuki diraih pada tahun 1999 ketika Kenny Roberts menang dengan Suzuki 500cc-nya. Sedangkan hasil terbaik Aprilia di Sachsenring adalah tiga kali podium. Aleix Espargaro pada tahun 2021 dan 2017, serta Tetsuya Harada pada 1999.

Tahun 2021 lalu, Miguel Oliveira dari Red Bull KTM merayakan tempat kedua. Brad Binder finis di posisi ke-4 saat itu. Dan itu merupakan terakhir kali dua pembalap KTM finis di 4 besar.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page