Aleix Espargaro: Tim Tak Sembarangan ‘Gonta-ganti’ Pembalap

RiderTua.com – Setelah meraih 3 podium berturut-turut, Aleix Espargaro sempat memberi ancaman untuk Aprilia MotoGP bahwa dia tidak akan menunggu lama untuk pabrikan asal Noale-Italia itu. Hingga saat ini pembalap berusia 32 tahun itu masih belum mengantongi kontrak baru di sakunya. “Sebelumnya saya berbicara dengan Jack (Miller). Meski finis ke-2 di Le Mans, dia mengkhawatirkan tempatnya di tim pabrikan Ducati. Pasar pembalap, panas! Kejuaraan Dunia juga gila! Level setiap pembalap luar biasa. Sepertinya setiap pembalap jauh lebih cepat. Itu benar. Tapi minggu lalu, saya membaca hasil wawancara Dall’Igna di mana dia berkata, ‘Saat ini semua pembalap cepat, tetapi mengetahui motor di limitnya dan mengetahui setiap detailnya, hal itu membuat semua perbedaan. Tidak hanya untuk pembalap, tetapi juga untuk tim. Kita tidak hanya berpikir sekali atau dua kali, tetapi tiga atau empat kali sebelum mengganti pembalap,” ungkap Aleix. Tuh dengerin tidak asal gonta-ganti pembalap, sekarang..

Aleix Espargaro: Pasar Pembalap, Panas!

Sama seperti Enea Bastianini, Aleix Espargaro adalah kejutan di sepertiga pertama musim MotoGP 2022. Aleix tidak hanya memberi Aprilia kemenangan MotoGP pertamanya di Argentina, tetapi juga naik podium di 3 balapan Eropa. Di klasemen, dia hanya terpaut 4 poin di belakang juara bertahan Fabio Quartararo (Yamaha).

Mengingat Espargaro masih belum mempunyai kontrak baru, apakah pembalap asal Spanyol yang tinggal di Andorra itu membuat bosnya sangat sulit untuk mengatakan tidak dengan prestasinya? “Saya tidak tahu apa yang terjadi di sana. Saya juga tidak tahu harus berkata apa. Tapi saya tidak keberatan, saya sangat senang dan menikmati momen ini,” jawab suami Laura Montero itu.

Tetapi Papa si kembar Max dan Mia itu mengakui, “Ini akan membantu untuk mengetahui masa depan saya sesegera mungkin. Karena itu akan membuat saya sedikit lega. Tapi saya tidak bisa berbuat lebih banyak. Oke, saya bisa memenangkan setiap balapan. Tapi itu sangat sulit dan saya mampu naik podium di setiap balapan. Hanya itu yang bisa saya lakukan.”

Mengenai adiknya Pol Espargaro yang mengalami tekanan di tahun keduanya di Repsol Honda, Aleix mengatakan, “Sekarang, semua orang mengatakan bahwa Pol bisa kehilangan tempatnya di Honda. Pol sangat kuat, saya tidak mengatakan itu karena dia adik saya. Di tahun pertamanya di Kejuaraan Dunia dia luar biasa di atas mesin 125. Dia juara dunia di Moto2, dia naik podium bersama KTM. Pol adalah pembalap yang sangat cepat. Tapi saat ini semua pembalap cepat di MotoGP.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page