Tanpa Diseruduk Miller, Joan Mir Tetap Jatuh di Tikungan Lain

RiderTua.com – Joan Mir berujar, “Jika saya tidak jatuh di sana bersama Jack, saya mungkin jatuh di tikungan lain karena bagian depan benar-benar mencapai limit.”.. Joan Mir bersinar di Portimao dengan hasil kualifikasi terbaik dalam karir MotoGP-nya. Pembalap Suzuki Ecstar itu start ke-2 di grid, ini artinya dia berada di barisan depan grid untuk ketiga kalinya dalam karirnya di kelas utama. Namun, kesempatannya untuk naik podium akhirnya dirusak oleh manuver pengereman keras yang dilakukan Jack Miller saat mendekati tikungan pertama pada lap 18. Joan Mir tidak terlalu kecewa dengan kesalahan pembalap Ducati asal Australia itu.

“Di dua Lap pertama, saya rasa ada yang salah dengan bagian depan (front-end). Karena saya tidak pernah memiliki kepercayaan diri dengan bagian depan. Itu sebabnya saya mungkin akan jatuh (juga) di tikungan lain,” ujar rider berusia 25 tahun itu.

Tanpa Diseruduk Miller, Joan Mir Tetap Jatuh di Tikungan Lain

Joan Mir dua kali finis di tempat ke-6 dan kemudian dua kali finis di posisi ke-4 dalam 4 balapan pertama musim ini. Sebelum GP Eropa pertama di Portimao, Mir berada di peringkat 4 dalam klasemen. Namun karena gagal mendulang poin karena crash di sirkuit Algarve, rider asal Spanyol itu merosot ke peringkat 6.

Rider Suzuki Ecstar itu mengatakan, “Masalah utama hari ini adalah saya tidak kompetitif. Di dua lap pertama saya melihat ada yang salah di bagian depan. Ada banyak gerakan di bagian depan motor dan situasinya semakin buruk. Di paruh kedua balapan, saya benar-benar mencapai limit di bagian depan.”

“Itu mengecewakan karena kami menunjukkan di kualifikasi bahwa kami cepat. Kami memiliki semua bahan untuk memperoleh hasil yang kuat. Tetapi jika ada yang salah, kita tidak bisa terlibat di barisan depan,” imbuh Mir, yang finis ketiga di Portimao pada bulan November lalu.

Apa pendapat Mir tentang serangan gagal dari Jack Miller, yang membawanya jatuh sebelum tikungan 1? Mir menjawab, “Itu masalah, tapi hal seperti itu bisa saja terjadi pada saya. Saya juga pernah melakukan kesalahan itu beberapa kali. Aku tahu dia tidak melakukannya dengan sengaja. Jack hanya ingin menyalip di zona pengereman, tetapi sayangnya celahnya tidak cukup. Saya juga mengerem cukup keras dan late braking, tapi kemudian roda depannya terkunci. Sayang sekali. Dan saya berharap dia akan belajar sesuatu dari kejadian itu dan tidak akan terjadi lagi.”

Apakah masalah set-up terkait dengan kurangnya latihan di trek kering pada hari Jumat dan Sabtu? “Ya, mungkin seperti itu. Tak satu pun dari kami punya cukup waktu untuk memperbaiki semuanya dan mencoba set-up berbeda di trek kering. Meski demikian, masalah ini muncul secara tidak terduga, karena dalam sesi pemanasan kami menggunakan kompon lunak, dengan kompon B,” lanjut rekan setim Alex Rins itu.

“Kemudian kami berharap semuanya akan baik-baik saja, jika kami menggunakan ban depan yang sama seperti tahun lalu. Tapi itu tidak terjadi. Tapi kondisi hari ini tidak jauh berbeda dengan November 2021. Meski begitu, saya tidak bisa nge-push satu lap pun di balapan. Saya berada di 3 besar, tetapi tidak ada satu tempat pun di mana saya bisa mendapatkan keuntungan. Itu semua tentang bertahan dari balapan. Dan kemudian saya crash di sepertiga terakhir balapan. Tetapi jika saya tidak jatuh di sana bersama Jack, saya mungkin jatuh di tikungan lain karena bagian depan benar-benar mencapai batas.”

“Saya sangat kecewa karena hari ini kami berpeluang menorehkan hasil yang sangat kuat. Ketika saya bangun tidur, saya yakin bahwa saya dapat melakukan pekerjaan dengan sangat baik hari ini. Tetapi kami tidak memiliki data yang cukup untuk trek kering, dan tidak ada banyak abrasi karet di trek setelah hujan,” pungkas Mir.

Related Articles

5 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives