Alex Marquez Membela Honda: Michelin Hanya ‘Menyelamatkan Muka’ Mereka Sendiri

RiderTua.com – Pembalap LCR Honda Alex Marquez mengatakan Michelin harus memperhatikan masalah mereka untuk memperbaiki hal ini di masa depan, menyusul dampak dari penggantian ban di MotoGP Indonesia. Alex Marquez mengatakan apa yang terjadi di Indonesia tidak boleh terjadi lagi dan merasa tanggapan Michelin terhadap situasi tersebut hanyalah untuk menyelamatkan muka mereka. “Itu sesuatu yang tidak boleh terjadi lagi. Selama tiga hari tes pra musim, kami melihat ban depannya kuat, hanya ban belakang yang ‘melepuh’, tapi Michelin tidak mengganti ban depannya. Kita harus bekerja sama dan lebih transparan. Ke depan, tidak perlu mengganti ban. Kalau ban tidak tahan, balapan bisa dikurangi atau balapan ‘flag to flag’ (ganti motor). Dengan mengubah ban itu tidak adil,” kata Alex..

Alex Marquez Membela Honda: Michelin Hanya ‘Menyelamatkan Muka’ Mereka Sendiri

Setelah ban standar 2022 mengalami lecet (melepuh) pada tes pra-musim di Mandalika pada bulan Februari, Michelin memilih untuk membawa karkas (lapisan) ban yang lebih kaku yang tidak digunakan sejak 2018 untuk mengatasi panas ekstrem di Indonesia dengan lebih baik.

Setelah memuncaki tes Februari, Honda adalah yang paling parah terkena dampak dari perubahan karkas karena pembalapnya kesulitan dengan cengkeraman belakang yang sangat buruk.

Ada yang menilai bahwa penggantian ban ini mengakibatkan Marc Marquez mengalami crash hebat saat sesi pemanasan pada hari Minggu balapan, yang mengakibatkan gegar otak dan kembalinya masalah penglihatan ganda (diplopia) yang saat ini membuatnya absen dari GP Argentina akhir pekan ini.

Honda tidak menyalahkan Michelin atas crash Marquez, tetapi bos tim Alberto Puig membalas komentar yang dibuat oleh bos Michelin Piero Taramasso yang mengatakan hanya Honda yang tidak memahami ban..

Pendapat Alex tentang Ban Michelin GP Indonesia..

Alex Marquez mengatakan apa yang terjadi di Indonesia tidak dapat terjadi lagi dan merasa tanggapan Michelin terhadap situasi tersebut hanyalah untuk menyelamatkan muka mereka.

“Saya pikir itu adalah sesuatu yang perlu mereka tingkatkan untuk masa depan, itu adalah sesuatu yang tidak boleh terjadi lagi.. Dengan tiba-tiba mengubah alokasi ban, padahal kami sudah berada di Indonesia selama tiga hari pengujian karena Michelin meminta tiga hari di sana untuk mencoba ban. Kami melihat jelas ban tidak mampu untuk 27 lap, tapi untuk masa depan saya pikir akan menarik untuk tidak mengubah casing dan semua itu dan memasang kembali casing yang selama tiga tahun tidak ada dalam alokasi,” katanya.

Alex menambahkan, “Jadi, jika ban tidak dapat untuk 27 lap, bisa dengan membuat balapan lebih pendek atau membuat flag-to-flag yang kami lihat juga sangat bagus. Tapi untuk mengubah alokasi, saya pikir itu tidak adil.  Bukan karena kami memiliki banyak masalah, karena mungkin itu akan terjadi di trek lain.. Jadi, agar adil, kami harus selalu memiliki yang sama dan mencoba mencari solusi lain,” tambah adik Marc Marquez ini

Menurut Alex ada beberapa lecet (melepuh) di ban belakang, namun ada juga di ban depan, tetapi mereka tidak mengganti bagian depan saat balapan. Dan baginya jawaban dari Michelin adalah hanya mencoba untuk dem menjaga nama (citra) baik untuk mereka.

“Tapi ini hanya bisnis dan itu normal. Honda juga ingin memiliki citra yang baik, tetapi itu adalah sesuatu yang mereka butuhkan juga untuk melihat masalah yang terkadang akan terjadi,” simpul Marquez bungsu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives