Jack Miller: Perangkat Elektroniknya Tidak Beres

RiderTua.com – Jack Miller: Perangkat elektroniknya tidak beres… Setelah tes MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika dan balapan perdana di Doha-Qatar, rider asal Australia itu menantikan balapan akhir pekan ini di Lombok. Setelah tim Lenovo-Ducati gagal mendulang poin di sirkuit Losail, jelas Miller sangat membutuhkan poin. Karena tidak hanya pemenang GP Qatar Enea Bastianini yang memiliki peluang bagus untuk menempati kursi kedua di tim pabrikan Ducati untuk tahun 2023, tetapi juga Jorge Martin yang di awal musim start dari posisi pertama di grid. Meski begitu, sekarang JackAss tahu apa yang menyebabkan dia gagal dalam balapan.

Jack Miller: Perangkat Elektroniknya Tidak Beres

Sehari sebelum sesi latihan pertama, pembalap berusia 27 tahun itu menekankan bahwa krunya tidak langsung mulai menyiapkan tes Mandalika yang berlangsung dari 17-19 Februari lalu. “Ini adalah evolusi, antara apa yang kami coba di Mandalika dan kemudian ditemukan di Qatar. Kami masih mengingat trek ini dengan baik di kepala kami, pada saat yang sama kami telah menyelesaikan balapan akhir pekan. Sekarang kami ‘siap’ untuk Grand Prix ini. Yang terpenting adalah kami bersenang-senang,” ujar Miller sambil tersenyum.

Bisa dibilang, Miller tidak benar-benar ikut balapan di Qatar. Saat dia ditanya, apakah sekarang dia tahu apa yang memengaruhinya di sana? Miller menjawab, “Pada Minggu malam, akhirnya kami tahu apa yang menjadi masalah di Qatar. Ada nomor yang hilang saat memprogram elektronik, jadi perangkat ini tidak berfungsi.”

“Tapi mood di Ducati masih bagus, saya siap untuk balapan yang bagus sebelum masalah ini terjadi. Itu sebabnya saya menyambut balapan akhir pekan dengan suasana hati yang sama. Saya ingin menunjukkan performa serupa di sesi latihan dan kualifikasi. Saya akan melakukan beberapa long run dan melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk mempersiapkan balapan.”

Pembalap berjuluk Thriller Miller itu menambahkan, “Sejak awal motornya tidak fantastis, elektroniknya tidak beres. Itu mengerikan. Bisa dibilang motornya terlihat agak ‘aneh’. Aku benar-benar tidak berdaya. Terasa aneh, karena di beberapa tempat saya memiliki power mesin 100 persen, tapi di back straight saya kekurangan tenaga penggerak lagi.”

“Saya penasaran untuk melihat kejutan apa yang akan dibawa pada race hari Minggu. Ya, kami tidak beruntung di awal musim. Tapi masih ada 20 balapan lagi di depan kami. Sisi positifnya harus kita perhatikan. Saya baik-baik saja. Saya senang bisa kembali di Lombok. Trek tampak hebat setelah pekerjaan pengaspalan ulang. Sungguh luar biasa apa yang telah dikerjakan para operator trek di sini dalam waktu yang begitu singkat. Itu sangat mengesankan,” imbuh rider berusia 27 tahun itu.

Michelin mengubah alokasi ban setelah tes, ada casing baru untuk balapan. “Saya tahu ban ini, sudah sejak lama kami menggunakan ban ini di balapan. Itu adalah ban baru tetapi dengan teknologi yang lebih tua. Karena setelah tes, Michelin mungkin takut melepuh karena panas. Itu sebabnya kami meminta ban yang aman. Sekarang setiap orang memiliki senyawa yang sama dan kami akan mencoba yang terbaik dari konstruksi ini,” pungkas Jack Miller.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives