Luca Marini: Mulai Tes Pada Hari Minggu

RiderTua.com – Luca Marini: Mulai tes pada hari Minggu… Tes hari pertama di Sepang dengan Desmo GP22 dimulai dengan awal yang tidak mulus bagi Luca Marini. Pada hari Sabtu dia duduk di pit untuk waktu yang lama karena masalah teknis. “Saya baru bisa membalap selama 2 jam terakhir. Ini artinya tahun 2022 saya dimulai pada hari Minggu,” kata pembalap Ducati dari Mooney VR46 Racing Team tersebut. Meski begitu, adik Valentino Rossi itu masih bisa menyelesaikan tes di posisi ke-11. Sementara sesama pemakai GP22 Jack Miller berada di posisi ke-14..

Luca Marini: Mulai Tes Pada Hari Minggu

Pada tes hari kedua (Minggu), Marini melakukan tes dengan baik di posisi ke-11. Jaraknya dengan rekor lap tidak resmi sepanjang masa yang dibukukan Enea Bastianini hampir 0,3 detik. “Hari kedua benar-benar positif dan indah. Sayangnya kami tidak dapat menemukan basic yang baik dengan masalah pada hari Sabtu. Tetapi saya lebih dari senang bahwa kami dapat menyelesaikan masalah dan kemudian kedua motor menjadi sempurna. Saya pikir kami harus bahagia,” tegas pembalap berusia 24 tahun itu.

Marini menambahkan, “Saya langsung sangat cepat pada hari Minggu, dan feelingnya sangat bagus di run pertama. Saya meningkatkan catatan waktu secara signifikan untuk satu-satunya tes di Malaysia, catatan waktu saya kuat. Kami mencoba untuk bekerja sedikit pada set-up dan mencoba beberapa hal.”

“Sayangnya tidak ada lagi simulasi kualifikasi di sore hari, jadi kami tidak tahu potensi kami yang sebenarnya, tapi sekarang itu bukan yang terpenting. Saya senang telah menemukan feeling yang baik. Tentu saja kami harus bekerja karena semuanya baru. Kami juga melakukan beberapa lap di lintasan basah karena penting untuk melahap lap sebanyak mungkin dengan motor baru.”

Runner-up Moto2 2020 itu melakoni musim rookie-nya di kelas premier tahun lalu dengan menunggangi GP19. Dia sempat pindah ke GP21 pada tes Jerez pada bulan November lalu. Sekarang Marini seperti pembalap pabrikan dan Pramac, dia juga dibekali GP22 terbaru.

Namun, dia tidak bisa membandingkan dua motor termuda dari Borgo Panigale itu. “Karena saya menguji motor di dua trek yang berbeda dan di Jerez kami memiliki cengkeraman yang sangat baik. Sementara di Sepang saya memiliki banyak masalah dengan cengkeraman roda belakang. Tapi kemudian kami menemukan cara yang baik,” lanjut putra mama Stefania itu.

Hasil Tes hari-2 Sepang (Final)

Marini menjelaskan, “Dibandingkan dengan GP19, mesin 2021 dan 2022 lebih baik di semua area di mana saya memiliki masalah besar tahun lalu. Misalnya saat berbelok atau cengkeraman saat keluar dari tikungan. Juga lebih mudah untuk menghentikan motor sebelum membelokannya.”

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives