Kini Alex Marquez Bisa Dibandingkan dengan Luca Marini

1

RiderTua.com – Tahun ini (2022) kedua adik pembalap ini akan sama-sama di tim satelit, bukan rookie lagi dan sama punya motor spek pabrikan.. Jika kedepan parameternya sama terus seperti ini dua tiga tahun kita akan lihat siapa yang terbaik dari adik dua pembalap top ini.. Keuntungan Alex adalah secara mental dia lebih pengalaman di kelas MotoGP karena naik kelas duluan, namun paling tidak kini materi mereka sudah ‘setara’..  Di tahun rookienya di tim pabrikan Repsol Honda (2020), Alex Marquez berhasil 2 kali naik podium ke-2. Namun sayang, setelah pindah ke LCR di 2021 performa pembalap berusia 25 tahun itu merosot. Juara dunia 2 kali itu hanya 6 kali masuk 10 besar dari 18 seri balap, dan finis ke-4 di Portimao-2 adalah prestasi terbaiknya musim lalu. Setelah tes Jerez, prototipe Honda RC213V terbaru melambungkan ekspektasi tinggi untuk Alex. Adik Marc Marquez itu ingin menampilkan dirinya sebagai pembalap yang lebih baik pada tahun 2022. Sementara Luca Marini punya target lebih baik dari tahun lalu dengan motor spek pabrikan..

Kini Alex Marquez Bisa Dibandingkan dengan Luca Marini

Alex Marquez mengatakan, “Tentu saja musim 2021 tidak mudah, terutama di awal. Saya pikir, semua pembalap Honda juga begitu. Tetapi kami bekerja keras dengan baik bersama orang-orang HRC, dan membuat langkah maju yang signifikan sepanjang tahun. Itu yang paling penting. Kami mencoba berbagai hal dan sudah mencoba menemukan solusi untuk 2022.”

“Di akhir musim kami masih menunjukkan performa yang luar biasa. Itu bisa lebih baik tetapi tidak buruk mengingat posisi kami di awal musim. Kepercayaan diri dan feeling adalah hal yang paling penting. Jika kita kesulitan, seperti yang terjadi pada kami pada tahun 2021, maka itu juga merupakan kesempatan bagus untuk belajar sebagai pembalap dan menjadi lebih komplit.”

Harapan para pembalap Honda juga bertumpu pada RC213V terbaru. “Saya memiliki kesempatan untuk mencoba prototipe di Jerez pada bulan November. Feelingku baik. Beberapa hal benar-benar bagus dan itu adalah bagian yang menjadi masalah besar pada 2021, terutama grip belakang,” ungkap Alex Marquez.

“Oke, kami masih harus meningkatkan bagian lain. Kami juga harus menguji motor ini di trek lain untuk dapat menarik kesimpulan yang lebih baik. Tapi sepertinya potensinya ada, potensinya besar. Saya tak sabar untuk memulai musim 2022, pada level di mana kami menyelesaikan 2021. Itu yang paling penting,” tegas pembalap LCR Honda itu.

Pembalap asal Spanyol itu menambahkan, “Kami hanya melakoni tes selama 5 hari sebelum awal musim. Jadi setiap hari akan sangat penting bagi kami untuk menarik kesimpulan, dan mendapatkan feeling yang tepat pada motor untuk Qatar. Hal utama adalah memulai musim dengan cara yang lebih baik dari tahun lalu. Karena kita sudah memiliki ‘modal’ dan feeling yang bagus, saya pikir seluruh musim akan berjalan sedikit lebih mudah setelahnya.”

Masuk 5 Besar?

Apakah Alex berani bertarung untuk posisi 5 besar? Dia menjawab, “Saya tahu bahwa saya harus meningkat, bukan hanya motornya. Saya harus mencoba untuk menjadi lebih baik dalam kondisi yang berbeda. Pembalap yang lebih lengkap yang selalu ada, dan tidak mengalami pasang surut seperti pada tahun 2021.”

“Pertama, saya harus meningkat. Maka jelas, jika motornya hebat dan memiliki potensi bagus, maka tentu saja semuanya menjadi sedikit lebih mudah. Tapi saya orang pertama yang tahu bahwa kita harus bekerja sendiri. Dan itulah yang saya lakukan musim dingin ini. Saya merasa sangat baik secara fisik, dan berlatih dengan motorcross atau sepeda flat track. Saya merasa hebat, sekarang kami harus menjalani tes pertama dan bekerja.”

“Saya percaya pada pekerjaan. Ini adalah kunci musim ini dan itulah yang harus kami lakukan dalam pramusim singkat di Malaysia dan di Sirkuit Mandalika sejak hari pertama, sehingga kami dapat siap tempur di balapan pertama di Qatar. Itu akan menjadi kunci, terutama karena kami memiliki motor baru. Setiap informasi yang kami dapat kumpulkan dalam 5 hari itu akan sangat penting untuk sisa musim ini,” pungkasnya.

Luca Marini?

Setelah musim pertama di MotoGP yang berakhir di posisi ke-19, pembalap Ducati itu mulai melepas musim belajarnya sebagi rookie dan prioritasnya tentu saja menyerang posisi teratas di Kejuaraan Dunia. Mulai musim 2022 dia dipastikan akan merasakan lebih banyak tekanan. Dia akan membalap untuk tim keluarga Mooney VR46 dengan Desmosedici GP22 spesifikasi pabrikan, di sekelilingnya tim yang sangat berpengalaman sebagian diwarisi dari saudaranya Valentino Rossi, dimulai dengan kepala kru baru David Munoz. Semua kartu adalah untuk kejuaraan tingkat tinggi, tetapi Luca Marini masih harus mengumpulkan pengalaman di atas motor yang tentu tidak mudah bagi mereka yang menjalankan tahun keduanya di kelas Premier.

1 COMMENT

Leave a Reply