‘Sunday Rider’ yang Sulit Tidur Hari Sabtu!

RiderTua.com – Brad Binder secara konsisten memberikan hasil apik dalam balapan, meskipun start buruk. Tetapi dia sering membuat pekerjaan menjadi lebih sulit karena penampilannya di sesi latihan (kualifikasi) yang kurang bagus. Tahun lalu rider Red Bull KTM itu hanya 4 kali masuk 10 besar di kualifikasi dan posisi start 6 adalah yang terbaik. Ketika ditanya tentang reputasinya sebagai ‘Sunday Rider’, pembalap berusia 26 tahun itu sambil tersenyum menjawab, “Saya dapat mengatakan bahwa justru dulu itu yang bikin sulit tidur. Kita tidak bisa tidur nyenyak pada hari Sabtu jika kita start dari belakang.” Itulah sebabnya Binder berharap bisa tampil kuat mulai dari FP1 di musim MotoGP ketiganya. Dari segi teknis, pembalap asal Afrika Selatan itu punya kekuatan besar.

Brad Binder: Jika Start dari Belakang Pasti Tidak Bisa Tidur

Saat konferensi pers usai presentasi tim, Brad Binder mengatakan, “Ketika saya membandingkan paruh pertama dan kedua musim tahun lalu, saya pikir saya telah meningkat. Tidak banyak, tetapi lumayan. Saya perlu satu langkah lagi. Saya pikir saya meningkat pada hari Sabtu, tetapi hasil dari latihan hari Jumat tidak terlalu bagus.”

“Segalanya berjalan sedikit lebih baik pada hari Sabtu di paruh kedua tahun ini. Semakin baik saya mengenal motornya, semakin banyak lap yang saya lakukan dengan motor MotoGP. Dan semakin saya merasa nyaman, semakin cepat saya bisa mencapai top speed. Saya berharap itu akan meningkat di musim ketiga saya, tapi kita lihat saja nanti.”

“Terkadang saya membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai speed yang saya inginkan. Tapi yang utama adalah, mencetak poin pada hari Minggu. Untungnya tidak sebaliknya,” kata peringkat 6 MotoGP 2021 itu sambil tertawa.

“Tetapi menjadi lebih kuat pada hari Jumat dan Sabtu pasti akan menempatkan saya pada posisi yang lebih baik, dan membuat lebih mudah ketika race pada hari Minggu. Sebagai seorang pembalap, selalu ada banyak hal yang bisa kita tingkatkan,” imbuh pemenang dua kali MotoGP itu (Brno 2020 dan Spielberg-2 2021).

Butuh Traksi Saat Keluar Tikungan

Pada saat yang sama, secara teknis dia juga berharap ada kemajuan. Lebih banyak traksi saat keluar tikungan adalah daftar teratas dari keinginan rider Red Bull KTM itu. “Tahun lalu kami sampai pada titik di mana kami sedikit terjebak. Kami mencari hal yang sama hampir sepanjang paruh kedua musim ini. Kami tidak bisa melaju dari tikungan ke tikungan dengan cukup cepat. Kami tidak berakselerasi dengan baik, terutama di gigi yang lebih rendah. Bukan karena performanya, kami kurang grip. Motor kami luar biasa dan mungkin salah satu yang tercepat di lintasan,” lanjut kakak Darryn Binder (WithU Yamaha RNF) itu.

Di Mugello 2021, Brad Binder menyamai rekor top speed Zarco di kelas MotoGP dengan kecepatan mencapai 362,4 km/jam. Namun, transmisi torsi ke ban belakang menimbulkan masalah, terutama pada kecepatan rendah. “Saat mengalami wheelspin, kami tidak bisa keluar dari tikungan dengan baik,” jelas Binder.

“Saya mendengar dari kepala kru saya bahwa, orang-orang menemukan beberapa hal kecil saat tes yang kemudian diketahui sangat membantu. Kami tidak mencari keuntungan besar dalam hal catatan waktu, ini tentang hal-hal kecil di sana-sini. Jika kami mendapatkan sedikit lebih baik dari tiga atau empat tikungan dalam satu lap, maka itu bertambah,” pungkas Binder.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives